Remaja Ketahuan Habiskan Rp 195 Juta untuk Game PUBG, Polisi Turun Tangan

Kompas.com - 03/09/2021, 12:50 WIB
Battleground Mobile India GizmochinaBattleground Mobile India

KOMPAS.com - Selain menghibur diri, bermain game tak ayal bisa membuat pemainnya lupa waktu dan akhirnya kecanduan. Bahkan, seseorang bisa saja menghabiskan uang asli untuk membeli aneka item virtual favoritnya yang tersedia di dalam game.

Belakangan, seorang remaja 16 tahun asal Mumbai, India dilaporkan telah menghabiskan uang yang tersimpan di rekening bank ibunya sebesar 10 lakhs rupee atau sekitar Rp 195 juta, untuk membeli akun game PUBG dan mata uang di dalam game tersebut.

Ketika tindakannya diketahui sang ayah, remaja tersebut langsung panik dan nekat kabur dari rumah, dengan meninggalkan tulisan "tidak akan kembali ke rumah".

Baca juga: India Blokir Permanen 59 Aplikasi Buatan China, Termasuk TikTok, WeChat, dan PUBG

Setelah mendapati pesan tersebut, orangtua remaja itu langsung melapor ke kantor polisi setempat bahwa anaknya hilang.

Pencarian pun dilakukan dan remaja tersebut akhirnya ditemukan di Andheri, wilayah Mumbai, dalam waktu kurang lebih 24 jam.

Ketika ditemukan, polisi tidak langsung memulangkan anak tersebut, melainkan membekalinya dengan nasihat dan konseling. Setelah itu, remaja tersebut kemudian dipulangkan ke rumah orangtuanya.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Polisi juga memberikan saran kepada orangtua remaja tersebut, agar anaknya tidak ditekan atau dihujani banyak pertanyaan ketika sampai di rumah. Sebab, remaja itu disebut pendiam dan memiliki kepribadian sensitif.

Baca juga: Kisah Dua Remaja yang Bantu Lunasi Utang Orangtua dengan Game

Polisi lainnya juga memberikan masukan kepada orangtua anak tersebut, supaya mereka memantau aktivitas anaknya sendiri, agar terhindar dari maraknya kasus penipuan di dunia maya, yang biasanya menargetkan penguna di bawah umur.

Efek kecanduan game

Meski kasus tadi tidak dipermasalahkan, namun menggunakan uang orangtua tanpa izin merupakan perbuatan tercela, sebagai efek negatif yang bisa dihasilkan dari kecanduan game.

Di India, kejadian yang melibatkan game PUBG sering terjadi. Sekitar awal tahun 2020 lalu, remaja 17 tahun dibunuh oleh temannya sendiri, setelah tidak bisa membayar utang 75.000 rupee (sekitar Rp 14,6 juta) yang dipinjamnya untuk membeli item virtual di PUBG.

Baca juga: Ini Cara Tencent Berantas Kecanduan Game di Platformnya

Pada tahun sebelumnya, seorang remaja 17 tahun juga dikabarkan menguras rekening bank ayahnya. Kegiatan tersebut dilakukan melalui ponsel sang ayah yang ia pinjam dengan alasan untuk mengikuti kegiatan "belajar online".

Ketahuan telah menipu, remaja tersebut pun langsung disuruh ayahnya bekerja di bengkel motor, supaya dia mengerti bagaimana sulitnya mencari uang, demikian dirangkum KompasTekno dari News18, Jumat (3/9/2021).



Sumber news18
Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.