Apple Sering Gaungkan Privasi, Namun Karyawannya Sendiri Merasa Tak Dilindungi

Kompas.com - 05/09/2021, 10:02 WIB
Ilustrasi Apple Channel NewsIlustrasi Apple

KOMPAS.com - Hampir dalam setiap kampanye produk atau promosi, Apple selalu menggaungkan privasi bagi para penggunanya. Namun ternyata di dalam internal Apple, privasi karyawannya sendiri justru diduga tidak dilindungi.

Sebuah surat terbuka yang diklaim ditulis oleh sekelompok karyawan Apple, baru-baru ini beredar di internet. Surat terbuka itu ditujukan kepada pucuk pimpinan Apple, Tim Cook dan para petinggi senior perusahaan.

Dalam surat tersebut, karyawan mengeluhkan bagaimana cara perusahaan menangani masalah privasi, pelecehan, dan diskriminasi. Mereka khawatir akan keamanan privasi mereka.

Baca juga: Karyawan Startup Tewas, Ungkap Kerasnya Pola Kerja 996 di China

Sebab, karyawan diminta untuk mensinkronisasi akun iCloud pribadi mereka dengan perangat perusahaan, sehingga perusahaan bisa mengakses data pribadi karyawan.

"Kebijakan Apple tentang privasi dan penautan perangkat memastikan bahwa privasi kami berisiko diserang," tulis karyawan Apple dalam suratnya.

Ketika karyawan mengajukan cuti atau meminta akomodasi melalui mitra kesehatan mental dan fisik, karyawan diminta untuk memberikan informasi medis pribadi yang cukup luas cakupannya kepada perusahaan dan mitra Apple. Data itu dibutuhkan dalam jangka waktu dua tahun.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Apple bangga dengan kebijakan privasinya, tapi rasanya sebagai karyawan, privasi kami tidak diperhatikan," keluhnya.

Penulis surat mengklaim, ratusan karyawan telah mendokumentasikan cerita mereka tentang pelecehan dan diskriminasi. Mereka juga mendokumentasikan laporan melalui kanal internal perusahaan. Akan tetapi, karyawan mengaku tidak menerima bantuan apa pun.

Baca juga: CEO Twitter dan Apple Punya Dua Versi Tanda Tangan, Ini Artinya

"Kami menyampaikan ini karena Apple harus memenuhi janjinya tentang inklusi, keragaman, dan kesetaraan," pintanya, dihimpun KompasTekno dari Phone Arena, Minggu (5/9/2021).

"Kami menuntut lingkungan di mana setiap orang bisa merasa aman dan diterima serta berjanji untuk memberikan peluang dan perlakuan yang sama," imbuhnya.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.