Kompas.com - 16/09/2021, 13:34 WIB
Ilustrasi logo Xiaomi di antara dua ponsel Redmi GizmochinaIlustrasi logo Xiaomi di antara dua ponsel Redmi

Xiaomi tidak menjelaskan penguncian perangkat ini di dalam syarat dan kondisi. Perusahaan hanya menyebut soal pelarangan ekspor ke negara-negara tersebut.

Baca juga: Daftar Harga HP Xiaomi RAM 3 GB September 2021

Tidak menutup kemungkinan langkah ini akan diikuti oleh vendor lain. Sebab, meskipun ada larangan ekspor, produk bisa didapatkan dari pihak ketiga.

Itu artinya, kecil kemungkinan negara yang masuk daftar terlarang menggunakan produk yang diimpor secara ilegal.

Dalam kasus yang sudah ada, pemblokiran lebih sering dilakukan oleh negara ke perusahaan atau negara lain.

Sebagai contoh, Amerika Serikat di bawah pemerintahan Donald Trump yang memblokir Huawei untuk berbisnis dan menggunakan teknologi asal AS.

Selain Huawei, AS juga memblokir sejumlah perusahaan asal China lain, seperti ZTE.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Sebagaimana dirangkum KompasTekno dari Phone Arena, Kamis (16/9/2021), Xiaomi juga sempat masuk daftar hitam pemerintah AS karena dianggap berafiliasi dengan "militer milik komunis China". Namun, pemblokiran itu dicabut oleh Departemen Pertahanan AS.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.