Viral Video Penyelam Terjun ke Laut Perbaiki Kabel Telkom, Ini Faktanya

Kompas.com - 23/09/2021, 15:01 WIB
Video viral yang menarasikan perbaikan kabel Jasuka Telkom tengah berlangsung. Twitter/ @luculucuaaanVideo viral yang menarasikan perbaikan kabel Jasuka Telkom tengah berlangsung.

KOMPAS.com - Masalah pada kabel bawah laut Jasuka (Jawa, Sumatera, dan Kalimantan) di ruas Batam-Pontianak, membuat layanan IndiHome dan Telkomsel mengalami gangguan mulai Minggu (19/9/2021).

Pihak Telkom segera mengupayakan perbaikannya, dengan estimasi perbaikan selesai selama satu bulan.

Tak berselang lama, viral sebuah video yang menarasikan proses perbaikan kabel Jasuka di Batam tengah berlangsung. Di dalam video viral itu, terlihat seorang berpakain alat selam  terjun ke laut.

Video viral tersebut menyertakan caption berbunyi, "nih buat temen-temen yang selalu ngeluh sinyal lemot. liat lah" dan "thanks all yang sudah berkorban".

Baca juga: Telkom Sebut Perbaikan Kabel Laut Jasuka Butuh Waktu Sebulan

Video ini pun langsung viral di media sosial seperti TikTok, Twitter, dan Instagram.

Namun, di Twitter, ada seorang pengguna dengan handle @wano_arc yang menyebutkan video viral tersebut bukanlah proses perbaikan kabel bawah laut Jasuka, yang mana menjadi biang masalah dari gangguan internet Telkomsel dan IndiHome selamam beberapa hari terakhir ini.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Saat dikonfirmasi KompasTekno, pemilik akun @wano_arc menjelaskan, bahwa video viral tersebut sebenarnya adalah proyek water intake (instalasi pipa saluran) untuk PLTU Batang, Jawa Tengah, yang hingga kini masih berlangsung.

Ia dapat memastikan hal ini karena dirinya merupakan salah satu kru dari proyek water intake tersebut.

"Saya tidak tahu siapa yang unggah video itu. Tapi itu proyek water intake untuk PLTU Batang dari kapal tongkang Swi Tarahan X, bukan (perbaikan kabel) Telkomsel" kata pemilik akun @wano_arc kepada KompasTekno melalui direct message Twitter, Kamis (23/9/2021).

Dihubungi secara terpisah, SVP Corporate Communication & Investor Relation Telkom, Ahmad Reza juga menegaskan bahwa video viral itu adalah hoaks.

Baca juga: Telkom: Titik Gangguan IndiHome Ada di Batam

"Video viral tersebut bukan proses (perbaikan) Jasuka," kata Ahmad kepada KompasTekno.

Ia mengimbau agar masyarakat tidak menyebarluaskan informasi berisi hoaks yang berpotensi merugikan banyak pihak, dan dapat berujung pada proses hukum.

"Telkom akan menyampaikan perkembangan perbaikan layanan melalui penyataaan resmi secara berkala," imbuh Ahmad.

Perbaikan satu bulan

Ahmad menjelaskan, titik gangguan kabel Jasuka terjadi di sekitar 1,5 km lepas pantai Batam pada kedalaman 20 meter bawah permukaan laut.

"Untuk saat ini, masih dalam proses (perbaikan) tapi jaringan sudah berangsur pulih dengan pola routing yang kita buat," kata dia.

Dalam keterangan resmi kepada KompasTekno, Rabu (22/9/2021), Telkom memperkirakan proses perbaikan kabel laut yang terganggu akan berlangsung sekitar sebulan.

Telkom akan segera melakukan penyambungan kabel laut yang didahului berbagai persiapan, seperti penyiapan cableship yang akan dioperasikan menuju titik gangguan untuk melakukan penyambungan, penyiapan peralatan, dan kelengkapan yang diperlukan.

Vice President Corporate Communication Telkom, Pujo Pramono mengatakan, pihaknya melakukan melakukan rerouting trafik sebagai alternatif jalur komunikasi menuju Batam untuk peningkatan kualitas layanan.

Baca juga: Mengenal Kabel Laut Jasuka, Sumber Gangguan Internet Telkom IndiHome

Kapasitas jaringan ditingkatkan melalui pengaktifan jalur back up dan alternatif, khususnya untuk jalur komunikasi ke wilayah tertentu seperti Kalimantan, Sulawesi, dan Papua.

Layanan Telkomsel sudah normal

Perkembangan terbaru, layanan Telkomsel diklaim sudah kembali pulih. Vice President Corporate Communications Telkomsel, Denny Abidin mengonfirmasi bahwa layanan internet Telkomsel sudah bisa diakses dengan normal di seluruh wilayah yang terdampak gangguan.

"Akses layanan internet Telkomsel di seluruh wilayah yang terdampak gangguan telah pulih dan dapat diakses dengan normal," jelas Denny dalam keterangan resmi yang diterima KompasTekno, Kamis siang.

Adapun beberapa wilayah yang terdampak gangguan adalah Jawa Timur, Bali, Nusa Tenggara, Pulau Natuna, Kalimantan, Sulawesi, Maluku dan Papua. Sebelumnya, Denny mengatakan gangguan hanya berdampak pada layanan data. Sementara layanan SMS dan telepon masih normal.

Baca juga: Kabel Internet Bawah Laut Rentan Putus, Mengapa Tak Pakai Satelit?

"Percepatan pemulihan yang dilakukan merupakan wujud komitmen Telkomsel bersama TelkomGroup dan seluruh pihak yang berkepentingan dalam memastikan pemenuhan kenyamanan pelanggan," kata Denny.

Dari pantauan KompasTekno di situs Downdetector, grafik laporan gangguan Telkomsel tampak telah melandai. Hingga pukul 12.00 WIB tercatat hanya ada tujuh laporan gangguan layanan Telkomsel di situs Downdetector.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.