Karier Sundar Pichai hingga Jadi CEO Google

Kompas.com - 27/09/2021, 17:40 WIB
                               CEO Google, Sundar Pichai, Rabu (17/5/2017), saat menjadi spekaer pada keynote utama Google I/O 2017 di Shoreline Amphitheatre, AS. Google CEO Google, Sundar Pichai, Rabu (17/5/2017), saat menjadi spekaer pada keynote utama Google I/O 2017 di Shoreline Amphitheatre, AS.

KOMPAS.com - Raksasa internet Google merayakan ulang tahunnya yang ke-23 pada hari ini, 27 September 2021. Bicara tentang Google, tentunya tak lepas dari orang nomor satu di perusahaan internet dunia itu, yakni sang CEO, Sundar Pichai.

Sundar Pichai menjabat CEO Google sejak 2015, saat Google membentuk perusahaan "payung", Alphabet. Sundar Pichai menggantikan CEO Google kala itu, Larry Page yang menjadi CEO Alphabet.

Sundar Pichai, pria kelahiran India tahun 1972 itu bergabung dengan Google pada 2004. Kala itu ia bertugas mengembangkan produk dan software.

Daftar produk Google yang sempat mendapat sentuhan Sundar Pichai mencakup Chrome, Chrome OS, Gmail, Google Maps, dan Google Drive.

Baca juga: Mengenal Alphabet, Induk Google yang Dipimpin Sundar Pichai

Karier Sundar Pichai makin moncer di Google pada 2013, saat ia dipercaya untuk memimpin pengembangan sistem operasi Android menggantikan Andy Rubin, yang kala itu berencana pindah untuk menjadi CEO Microsoft.

Baru pada 2015, Sundar Pichai diangkat menjadi CEO Google karena Larry Page, CEO sebelumnya, naik jabatan sebagai CEO Alphabet, perusahaan induk baru yang menaungi produk-produk Google.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Jika dihitung sejak masuk menjadi karyawan Google, yakni pada 2004, Sundar Pichai butuh waktu 11 tahun untuk menjadi orang nomor satu di Google.

Kemudian pada Desember 2019, melalui sebuah surat yang dipublikasi di blog resmi perusahaan, pendiri Google Larry Page menyatakan mundur dari jabatannya sebagai CEO Alphabet.

Baca juga: Berapa Gaji Rata-rata Karyawan Google?

Dengan demikian, Sundar Pichai yang sebelumnya telah menjabat sebagai CEO Google juga merangkap sebagai CEO Alphabet, perusahaan induk Google yang didirikan pada 2015 itu.

Sundar Pichai pun menjadi eksekutif nomor satu di Google dan Alphabet sekaligus.

Selain Larry Page, pendiri Google lainnya, Sergey Brin, ikut mundur dari jabatan sebagai Presiden Alphabet. Posisi itu kini ditiadakan dalam struktur perusahaan.

"Alphabet dan Google tidak lagi membutuhkan dua CEO dan seorang Presiden," tulis Sundar Pichai dalam blog resmi Google kala itu.

Baca juga: Sejarah Google, Raksasa Mesin Pencari yang Hampir Dijual Murah

Sebagai CEO Alphabet sekaligus CEO Google, Sundar Pichai akan menjadi eksekutif yang bertanggung jawab dalam memimpin Google, serta mengatur investasi Alphabet dalam portofolio Other Bets yang berisi unit-unit usaha lain.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.