Dikritik, Pengembangan Aplikasi Instagram untuk Anak Ditangguhkan

Kompas.com - 28/09/2021, 08:17 WIB
ilustrasi Instagram user businessinsider.comilustrasi Instagram user

Dalam laporan itu, WSJ mengutip studi dari Facebook selama tiga tahun terakhir yang meneliti bagaimana Instagram bisa mempengaruhi basis pengguna remaja.

Laporan itu menyebut gadis remaja adalah yang paling dirugikan. Berdasarkan data internal Facebook, WSJ menyebut satu dari tiga gadis remaja mengalami gangguan tentang body image.

Baca juga: Instagram Perketat Aturan bagi Pengguna 18 Tahun ke Bawah

Dalam presentasi internal Facebook, disebutkan pula bahwa di antara para remaja yang memiliki kecenderungan bunuh diri, 13 persen di antaranya adalah pengguna dari Inggris dan 6 persen dari Amerika yang memiliki masalahnya berkaitan dengan penggunaan Instagram.

Kritik serupa disampaikan Campaign for a Commercial-Free Childhood, sebuah koalisi internasional beranggotakan 35 grup pemerhati anak dan konsumen, yang meminta Facebook menghentikan rencana pengembangan aplikasi Instagram untuk anak di bawah 13 tahun.

Aplikasi Instagram untuk anak dinilai tidak akan menyelesaikan masalah dampak buruk Instagram, melainkan justru membuatnya semakin buruk.

"Ini akan meningkatkan penggunaan aplikasi (Instagram) oleh anak yang rentan terhadap fitur-fitur yang manipulatif dan eksploitatif dari platform tersebut," ujar Campaign for a Commercial-Free Childhood dalam sebuah surat kepada CEO Facebook, Mark Zuckerberg.

Wakil Presiden, Kepala Riset Facebook, Pratiti Raychoudhury mengklaim laporan WSJ "tidak akurat". Ia juga mengatakan WSJ melakukan "interpretasi yang buruk" terhadap data yang mereka miliki.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Beberapa hal yang dibantah Raychoudhury misalnya bahwa remaja kecanduan Instagram dan isu "body image".

Baca juga: Hashtag Instagram Sebaiknya Ditulis di Caption atau Kolom Komentar?

Raychoudhury menyebut bahwa "body image" hanyalah satu dari 12 kemungkinan masalah yang menjadikan Instagram bisa lebih buruk bagi gadis remaja, sebagaimana dirangkum dari The Verge.

Atas laporan dari WSJ, Kepala Keamanan Global Facebook, Antigone Davis akan melakukan dengar pendapat dengan Sub-komite Perdagangan, Kamis mendatang.

Anggota parlemen dari Partai Republik di Amerika Serikat, Lori Trahan dan Senator Richard Blumenthal, mengatakan, Facebook perlu membatalkan rencana "Instagram Kids" sepenuhnya.

"Kami senang, Facebook mengindahkan seruan kami untuk berhenti mewujudkan rencananya meluncurkan Instagram versi anak-anak. Namun, "ditunda" saja tidak cukup," kata perwakilan parlemen di AS, sebagaimana dirangkum KompasTekno dari CNBC, Selasa (28/9/2021).

"Facebook sudah sepenuhnya kehilangan manfaat ketika hadir untuk melindungi anak muda secara online dan mereka harus benar-benar melepas proyek ini ("Instagran Kids")," jelas perwakilan parlemen menegaskan kembali.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.