Pemerintah China Larang Semua Kompetisi E-sports PUBG: Battlegrounds

Kompas.com - 01/10/2021, 08:32 WIB
Peta baru Vikendi sudah bisa diunduh di PUBG Mobile versi Android dan iOS. PC GamesNPeta baru Vikendi sudah bisa diunduh di PUBG Mobile versi Android dan iOS.
Penulis Bill Clinten
|
Editor Oik Yusuf

KOMPAS.com - China kembali menerbitkan regulasi untuk membatasi gamer. Pemerintah Negeri Tirai Bambu itu belakangan diketahui melarang seluruh turnamen atau kompetisi e-sports yang melibatkan game battle royale populer, PUBG: Battlegrounds.

Hal itu disebabkan karena lembaga yang mengawasi konten berita dan internet di China, National Press and Publication Administration (NAPP) belum menyetujui konten kompetitif PUBG disiarkan ke publik.

Dengan begitu, beberapa turnamen bergengsi di China, seperti PUBG Champions League (PCL) tidak akan bisa digelar seperti biasanya.

Baca juga: PUBG Diam-diam Ganti Nama Jadi PUBG: Battlegrounds

PCL merupakan kompetisi yang bakal menyeleksi perwakilan China, yang nantinya bakal berkompetisi di level global sekelas PUBG Global Championship (PGC).

Para pemain profesional dari China pun terancam tidak bisa mewakili wilayahnya untuk berkompetisi di ranah global.

Larangan terhadap kompetisi e-sports PUBG di China, menurut Vice President of China Culture Management Association Esports Committee, Yibo Zhang, bakal turut berdampak kepada beberapa pihak lain di luar para pemain profesional saja.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Pemblokiran ini akan berdampak pada ribuan penyelenggara turnamen PUBG, begitu juga para tim, kreator konten, streamer, dan pemain profesional," tutur Zhang, sebagaimana dikutip KompasTekno dari Dexerto, Jumat(1/10/2021).

Belum jelas apakah tayangan live streaming yang melibatkan game PUBG di China bakal ikut diblokir NAPP atau tidak. Yang pasti, pemblokiran tersebut, lanjut Zhang, saat ini hanya berlaku pada ranah kompetitif PUBG.

Baca juga: PUBG: New State Dirilis Bulan Depan, Antrean Pemain Tembus 40 Juta Orang

Meski demikian, sejumlah platform live streaming di China tampaknya telah bersiap untuk menghadapi skenario terburuk dan melakukan penyesuaian terhadap konten PUBG di platform mereka masing-masing.

Penguin Esports, platform live streaming milik Tencent, misalnya, telah memblokir seluruh tayangan langsung yang berkaitan dengan PUBG.

Sementara itu, platform live streaming DouYu dan Huya mengganti kategori konten PUBG dengan nama "Chicken Game" dan "Daily Chicken Dinner".

Kata "Chicken" sendiri memang merupakan salah satu istilah dalam PUBG yang bakal dilihat pemain ketika mereka memengangkan sebuah pertandingan (Winner Winner Chicken Dinner).

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Sumber Dexerto
Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.