Apa Itu Situs Web dan Berapa Jumlahnya Saat Ini?

Kompas.com - 01/10/2021, 15:05 WIB
Ilustrasi situs web Wonderful Indonesia. Dok. Kementerian Pariwisata dan Ekonomi KreatifIlustrasi situs web Wonderful Indonesia.

KOMPAS.com- Situs internet atau website seperti Kompas.com sudah menjadi bagian tak terpisahkan dari internet serta kehidupan para penggunanya. Tapi tahukah Anda apa sebenarnya yang disebut sebagai website?

Sebuah website dapat diakses melalui web browser (Chrome, Firefox, dkk) dengan memasukkan alamat URL website, atau dengan mencarinya di mesin pencarian (Google, Bing, dll) yang ada di laptop maupun ponsel.

Sementara secara teknis, website adalah kumpulan laman yang saling terhubung di internet. Halaman yang ada di dalam website dikenal juga sebagai web page (halaman web) yang berisi informasi atau layanan yang disediakan oleh suatu organisasi atau bisnis.

Baca juga: 7 Cara Mudah Mengenali Situs Web Palsu agar Terhindar dari Scam

Salah satu web page yang pasti ditemukan di website adalah homepage (halaman beranda). Sesuai namanya, homepage adalah halaman web pertama yang akan muncul saat pengguna mengunjungi suatu website.

Homepage biasanya berisi keseluruhan informasi terkait website tersebut, termasuk tautan (link) ke web page lainnya. Informasi yang tersaji dalam setiap web page yang ada di satu website bisa beragam bentuknya, seperti teks, gambar, video, audio, hingga animasi.

Nah, setiap web page yang ada di suatu website ini dikelompokkan menjadi satu di bawah nama atau alamat online yang unik dan berbeda dari website lainnya.

Selain memiliki nama yang unik, sebuah website juga memiliki nama domain tertentu yang disesuaikan dengan tujuan pembuatan website tersebut, misalnya untuk pemerintah, edukasi, bisnis, organisasi nirlaba, dan sebagainya.

Berikut ini beberapa contoh nama top level domain, sebagaimana dihimpun dari Techopedia:

  • .gov = untuk website lembaga pemerintahan
  • .edu = untuk website lembaga pendidikan
  • .org = untuk website organisasi nonprofit
  • .com = untuk website komersial
  • .info = untuk website berisi informasi
  • .tv = untuk website televisi

Sejauh ini, .com menjadi top level domain paling populer, karena ini digunakan untuk banyak kebutuhan website komersial.

Mulai dari portal media (www.kompas.com, dsb.), situs media sosial (facebook.com, twitter.com, dsb), situs hiburan (www.netflix.com, www.spotify.com, dsb) , mesin pencarian (google.com, bing.com), dan situs komersial lainnya.

Baca juga: Museum Online Ini Menampilkan Situs-situs Web Jadul Berdesain Unik

Contoh sederhananya, pengguna bisa membaca berita online dengan mengunjungi website www.kompas.com.

Ilustrasi homepage di website kompas.com.KOMPAS.com/ Galuh Putri Riyanto Ilustrasi homepage di website kompas.com.

Pengguna tinggal memasukkan URL www.kompas.com di kolom alamat web browser Chrome atau dengan memasukkan kata kunci "kompas.com" di mesin pencarian Google.

Nah, nanti, pengguna akan dibawa ke homepage kompas.com yang mana pengguna bisa meng-klik salah satu berita atau kanal berita lainnya yang ada di homepage tersebut.

Jika memilih mengeklik kanal "Tekno" yang ada di homepage, misalnya, maka pengguna akan dialihkan ke salah satu web page di website kompas.com yang berisi berita-berita soal teknologi.

Pengguna akan dialihkan lagi ke web page lainnya saat mengeklik salah satu berita teknologi di website kompas.com tersebut.

Jumlah website di dunia

Menurut data dari situs Internet Live Stats, ada lebih dari 1,89 miliar website di internet saat ini. Pencapaian 1 miliar situs web pertama kali dicapai pada bulan September 2014. Atau butuh waktu sekitar 24 tahun sejak web pertama kali hadir dalam kehidupan manusia.

Situs web pertama di dunia lahir pada Desember 1990, yakni dengan URL info.cern.ch. Situs tersebut dibuat oleh Tim Berners-Lee, yang tak lain ialah sang pencipta dari World Wide Web (WWW) atau singkatnya Web yang kita kenal hingga saat ini.

Baca juga: Profil Tim Berners-Lee, Bapak Internet yang Sedih Melihat Ciptaannya

Unggahan pertama dalam website pertama di dunia itu didedikasikan untuk menjelaskan proyek World Wide Web.

Pengunjung dapat mempelajari lebih lanjut tentang hypertext, detail teknis untuk membuat halaman web mereka sendiri, dan bahkan penjelasan tentang cara mencari informasi di Web. Sampai hari ini situs pertama di dunia itu masih bisa dikunjungi di tautan berikut.

Hingga tahun 1991, info.cern.ch adalah satu-satunya situs web di dunia. Selanjutnya, di akhir tahun 1992, jumlah website yang online bertambah hingga 10 buah.

Lalu semenjak Tim merilis sumber kode WWW ke publik pada 1993, internet dan situs web di dalamnya secara bertahap berkembang pesat, hingga seperti saat ini.

Pada tahun 1994, kenaikan jumlah website di internet melejit hingga 2.006 persen, dengan jumlah hampir 3.000 situs web. Salah satu website yang baru lahir di 1994 adalah Yahoo, yang awalnya bernama "Jerry and David's Guide to the World Wide Web".

Baca juga: Sejarah Google, Raksasa Mesin Pencari yang Hampir Dijual Murah

Kemudian, saat mesin pencarian Google lahir pada 1998, ketika itu tercatat sudah ada sekitar 2,4 juta situs web di internet.

Namun menurut laporan terbaru dari situs survei server web, NetCraft, jumlah website yang sampai 1,89 miliar itu tidak seluruhnya aktif. Menurut data NetCraft hanya ada sekitar 201 juta situs yang terpantau aktif per Agustus 2021 ini.

Pertumbuhan jumlah situs web dari tahun 1991 hingga 2021 dapat dilihat melalui infografik dari situs Statista di bawah ini, sebagaimana dihimpun KompasTekno, Jumat (1/10/2021).

Grafik pertumbuhan jumlah website di internet dari tahun 1991 hingga 2021.Statista Grafik pertumbuhan jumlah website di internet dari tahun 1991 hingga 2021.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Sumber Statista
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.