Data 1,5 Miliar Pengguna Facebook Diduga Bocor dan Dijual di Internet

Kompas.com - 07/10/2021, 11:04 WIB
ilustrasi Facebook time.comilustrasi Facebook

KOMPAS.com - Data 1,5 miliar pengguna Facebook dikabarkan bocor dan dijual di internet. Hal ini dilaporkan oleh lembaga privasi asal Rusia, Russian Privacy Affairs, yang dirilis baru-baru ini.

Berdasarkan laporan tersebut, data miliaran pengguna Facebook itu dilelang di forum hacker yang biasa digunakan untuk kegiatan jual beli data, saat jaringan Facebook Inc. mengalami gangguan pada Selasa (5/10/2021).

Adapun data-data pengguna yang bocor konon mencakup nama pengguna, alamat rumah, alamat e-mail, dan nomor telepon.

Belum bisa dipastikan apakah kabar tersebut akurat atau tidak. Yang jelas, seorang pembeli yang membayar 5.000 dollar AS (sekitar Rp 71 juta) ke penjual data tersebut mengeklaim bahwa penjual itu adalah penipu.

Baca juga: Penjelasan Resmi Penyebab Tumbangnya Facebook, Instagram, dan WhatsApp

Pasalnya, sang pembeli mengaku tidak mendapatkan data apa pun setelah ia membayar sejumlah uang ke si penjual, yang mengeklaim punya data 1,5 miliar pengguna Facebook tersebut.

Belum bisa dipastikan pula apakah kebocoran data ini, jika memang benar bocor, berhubungan dengan insiden tumbangnya layanan Facebook, WhatsApp, dan Instagram di seluruh dunia beberapa hari lalu.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Terlepas dari itu, pengguna Facebook sejatinya harus tetap waspada dan melakukan sejumlah hal terkait keamanan akun mereka. Sebab, apabila informasi tadi akurat, ini merupakan kebocoran data terbesar yang pernah ada saat ini.

Salah satu cara mengamankan akun tentunya adalah mengganti kata sandi (password) dengan yang lebih kuat. Adapun cara mengamankan akun Facebook lainnya bisa disimak di tautan berikut ini.

Baca juga: Orang Indonesia Hanya Bisa Pasrah kalau Ada Kebocoran Data

Sebelumnya, kejadian serupa sempat mencuat pada akhir September lalu. Kala itu, sejumlah pihak juga mengeklaim bahwa mereka memiliki 1,5 miliar data pengguna Facebook.

Seorang pembeli lantas menembak harga 5.000 dollar AS (sekitar Rp 71 juta) untuk setiap 1 juta data tersebut.

Dengan demikian, apabila dibeli semuanya (dan data tersebut memang ada) maka 1,5 miliar data pengguna Facebook akan bernilai 7,5 juta dollar AS (sekitar Rp 106 miliar), sebagaimana dirangkum KompasTekno dari GizChina, Kamis (7/10/2021).

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Sumber GizChina
Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.