Luhut: Pasar Game Indonesia Rp 24 Triliun, tapi 97 Persen Impor

Kompas.com - 13/10/2021, 15:30 WIB
DreadOut 2 DigitalHappinessDreadOut 2
Penulis Bill Clinten
|

Ingin game bisa mendidik

Terlepas dari nilai pasar game di Indonesia, Luhut menambahkan bahwa ia juga ingin sebuah game buatan anak bangsa tidak hanya sekadar membuat pemainnya kecanduan, tapi juga mendidik.

Pasalnya, game macam itu, sebut Luhut, bakal bisa membangun persatuan dan kesatuan para pemainnya, serta membangin karakteristik mereka.

"Seperti open mind, open heart, open will. Itu yang kita dorong dengan pesan-pesan kebersamaan, kita bisa hidup berbeda tapi tidak perlu berkelahi," ujar Luhut.

Selain itu, Luhut juga ingin game lokal nantinya harus memiliki konten positif dan memiliki konten budaya Indonesia, misalnya soal Pancasila, kebersamaan hingga kenegaraan.

"Karena dalam UU mengenai game ini juga sudah disebutkan bahwa harus diisi konten mengenai Pancasila, kebersamaan, dan kenegaraan, UUD 45 dan sebagainya. Itu menyatukan kita," imbuh dia.

Baca juga: Game Escape from Naraka Buatan Indonesia Dirilis di Steam, Ada Diskon untuk Gamer RI

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.