Facebook Bohong soal Jumlah Konten "Hate Speech" yang Dihapus?

Kompas.com - 19/10/2021, 07:39 WIB
ilustrasi Facebook time.comilustrasi Facebook

KOMPAS.com - Facebook diduga berbohong soal jumlah konten hate speech/ujaran kebencian yang berhasil dihapus dari platformnya.

Facebook sendiri menggunakan kombinasi teknologi keceradasan buatan (AI) dan review manusia untuk memerangi ujaran kebencian.

Facebook bahkan mengklaim hampir semua (98 persen) konten hate speech yang dihapus berhasil dideteksi lebih dulu oleh teknologi AI Facebook, sebelum dilaporkan oleh pengguna.

Namun angka tersebut belakangan diragukan validitasnya, sebab bocoran dokumen justru mengungkap bahwa hanya sebagian kecil konten hate speech yang berhasil dideteksi oleh AI Facebook.

Hanya hapus sebagian kecil konten hate speech

Setelah menganalisis dokumen internal Facebook yang bocor, The Wall Street Journal menemukan bahwa hanya sebagian kecil konten hate speech yang berhasil dihapus Facebook.

Baca juga: Daftar Organisasi Berbahaya Versi Facebook Bocor, Ada Nama dari Indonesia

Dalam sebuah dokumen, insinyur senior Facebook yang bertanggung jawab memberantas konten berbahaya (termasuk ujaran kebencian), mengakui bahwa Facebook tidak akan benar-benar dapat memerangi konten-konten seperti itu.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Sebab, pada catatan di pertengahan 2019, insinyur itu memperkirakan deteksi otomatis dengan teknologi AI milik perusahaan hanya mampu menghapus 2 persen dari konten berisi ujaran kebencian di platformnya.

"Perkiraan terbaru menunjukkan bahwa kecuali ada perubahan besar dalam strategi memerangi hate speech, akan sangat sulit untuk meningkatkan persentase tersebut melampaui 10-20 persen dalam jangka pendek-menengah," tulisnya.

Pada Maret 2021 ini, kesimpulan yang sama diungkap oleh karyawan Facebook lainnya, yang mana teknologi AI Facebook diestimasikan hanya berhasil menghapus 3-5 persen tayangan ujaran kebencian di Facebook.

Bila dikalkulasi, persentase tersebut hanya mewakili 0,6 persen dari semua konten yang melanggar kebijakan Facebook di kategori kekerasan dan hasutan.

Baca juga: Begini Cara Facebook Memberantas Konten Berisi Ujaran Kebencian

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.