Siap-siap, Pengguna Zoom Gratisan Akan Disodori Iklan

Kompas.com - 03/11/2021, 15:02 WIB
Ilustrasi Zoom. BusinessInsiderIlustrasi Zoom.
Penulis Bill Clinten
|
Editor Oik Yusuf

KOMPAS.com - Selama ini, Zoom bisa digunakan secara gratis tanpa diselipi dengan iklan di awal atau akhir penggunaan platform video telekonferensi tersebut. Meski demikian, hal itu kemungkinan bakal berubah.

Pasalnya, Zoom baru-baru ini meluncurkan program tahap awal penerapan iklan (pilot advertising). Program tersebut mengharuskan pengguna gratisan melihat iklan setelah sebuah sesi temu virtual lewat platform tersebut berakhir.

Hal tersebut disampaikan oleh Chief Marketing Officer Zoom, Janine Pelosi dalam blog resmi Zoom baru-baru ini.

Baca juga: Cara Blur Background Zoom di HP Android, iPhone, dan Laptop

Selain di pengujung meeting, Pelosi juga mengatakan bahwa iklan bakal muncul sebelum pengguna gratisan bergabung dalam sebuah ruangan virtual Zoom.

Ilustrasi iklan yang bakal dimunculkan Zoom bisa dilihat di gambar berikut, tepat di kolom "Ad placed here".

Menurut Pelosi, program uji coba untuk memunculkan iklan ini bisa membantu mendukung bisnis Zoom di masa depan, sehingga mereka tetap menghadirkan layanan video telekonferensi yang bisa dinikmati secara gratis alias tak berbayar.

Tampilan posisi iklan yang bakal dimunculkan Zoom kepada pengguna gratisan.Zoom Tampilan posisi iklan yang bakal dimunculkan Zoom kepada pengguna gratisan.

Sebelum lewat iklan, model bisnis yang diterapkan Zoom sendiri adalah melalui layanan berlangganan yang dibanderol dengan harga termurah 15 dolar AS (sekitar Rp 214.000) per bulan.

Dengan membayar sejumlah uang, akun Zoom pengguna bakal di-upgrade dan mereka akan mendapat beragam fitur ekstra yang tak didapat pengguna gratis, salah satunya adalah durasi meeting yang tak dibatasi (unlimited).

"Kami telah mempertimbangkan dengan cermat bagaimana menerapkan program tahap awal penerapan iklan ini, dan kami melakukannya dengan tujuan untuk menghadirkan pilihan ke pengguna," ujar Pelosi dalam sebuah pernyataan.

Baca juga: Cara Share Video di Zoom agar Ada Suara

"Kami juga telah memperbarui laman privasi kami dan menegaskan bahwa kami tidak akan memanfaatkan konten meeting, webinar, atau isi dari pesan yang dikirimkan pengguna di Zoom untuk kepentingan pemasaran, promosi, atau iklan pihak ketiga," imbuhnya.

Pelosi mengatakan program ini tengah diuji coba di sejumlah negara dan iklan hanya akan ditemui di platform Zoom yang diakses via web browser saja, sebagaimana dirangkum KompasTekno dari Blog Zoom, Rabu (3/11/2021).

Pelosi tidak mengungkap negara mana saja yang masuk ke dalam pengujian program tersebut. Ia juga tak menjelaskan berapa lama program iklan tersebut telah berjalan dan kapan bakal diterapkan ke pengguna Zoom versi gratis secara meluas.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Sumber ZOOM
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.