Kompas.com - 03/11/2021, 16:58 WIB
Ilustrasi fitur Password Checkup di tool Password Manager milik Google. KOMPAS.com/BILL CLINTENIlustrasi fitur Password Checkup di tool Password Manager milik Google.
Penulis Bill Clinten
|

KOMPAS.com - Google memiliki alat atau tools bernama Password Manager untuk mengingat seluruh kata sandi (password) akun milik pengguna.

Di dalamnya alat tersebut, terdapat fitur bernama Password Checkup yang berfungsi untuk mendeteksi apakah password yang disimpan tergolong aman atau tidak.

Fitur tersebut bisa melihat apakah password sudah digunakan berulang kali atau tidak, serta menilai komposisi password yang digunakan tersebut.

Selain itu, fitur Password Checkup teryata juga bisa mendeteksi apakah password yang kita gunakan pernah dibobol (compromised) atau dicuri peretas (hacker) atau tidak.

Product Marketing Manager Google Indonesia, Amanda Chan, mengatakan hal itu dimungkinkan karena sistem Google secara otomatis akan membandingkan password yang kita gunakan dengan riwayat data breach (kebocoran data) yang terlapor di database Google.

Baca juga: Google: 89 Persen Orang Indonesia Pakai Password Lemah

"Password Checkup akan mengecek password yang sudah disimpan dengan semua daftar atau riwayat kebocoran data dan peretasan yang sudah terjadi," kata Amanda kepada KompasTekno dalam konferensi pers virtual, Rabu (3/11/2021).

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Nantinya, apabila password kita yang disimpan di Google sesuai dengan password yang sudah bocor atau tersebar di internet, maka Google, kata Amanda, bakal memberi tahu pengguna bahwa kata sandi tersebut tidak aman lantaran pernah berhasil dibobol.

Meski demikian, Amanda mengatakan bahwa kata sandi yang telah dibobol dan tersebar di dunia maya belum tentu bisa selalu disesuaikan dengan kata sandi yang tersimpan di Password Manager secara otomatis.

"Karena ada koordinasi yang perlu dilakukan, mungkin belum semua password yang sudah dibobol bisa terlihat (disesuaikan) di Password Checkup, sehingga kita harus sering melakukan pengecekan (manual) secara berkala," imbuh Amanda.

Fitur Password Checkup sendiri bisa ditemui di Password Manager yang bisa diakses di laman berikut.

Baca juga: Apa Itu Google Discover dan Bagaimana Cara Menggunakannya?

Di sana, pengguna bisa masuk menggunakan akun Google masing-masing dan meng-klik menu "Go to Password Checkup" untuk melakukan pengecekan kata sandi yang selama ini telah disimpan Google.

Adapun Google bakal menyimpan kata sandi dari berbagai akun pengguna sesuai dengan persetujuan mereka sendiri.

Ketika masuk ke akun media sosial menggunakan peramban Chrome, misalnya, Google bakal menampilkan jendela pop-up berupa konfirmasi apakah username dan password yang dimasukkan boleh disimpan di Password Manager atau tidak.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.