Xiaomi 11T Pakai AMOLED, Kenapa Tak Ada Fingerprint di Layar?

Kompas.com - 05/11/2021, 14:28 WIB
Ilustrasi layar Xiaomi 11T Series. XiaomiIlustrasi layar Xiaomi 11T Series.

KOMPAS.comXiaomi 11T dan Xiaomi 11T Pro resmi diboyong ke Indonesia dalam sebuah peluncuran virtual, Kamis (4/11/2021) malam.

Kedua ponsel tersebut dibekali dengan sejumlah peningkatan dari pendahulunya, Mi 10T dan Mi 10T Pro, salah satu peningkatan itu adalah dari segi layar, yang kini memakai materi AMOLED, alih-alih IPS LCD.

Biasanya, panel AMOLED mendukung sistem biometrik kekinian, yaitu pemindai sidik jari (fingerprint) yang dibenamkan di bawah permukaan layar (under-display).

Baca juga: Xiaomi Tak Mau Fingerprint on Display Cuma Ada di Ponsel Mahal

Meski demikian, kedua model Xiaomi 11T Series tadi tidak menyediakan fitur tersebut. Sebagai gantinya, sensor fingerprint diletakkan di bagian bingkai kanan (side) kedua ponsel tersebut, bersamaan dengan tombol power, sama seperti pendahulunya.

Menurut Country Director Xiaomi Indonesia, Alvin Tse, Xiaomi masih mengandalkan side-fingerprint lantaran fitur fingerprint di layar menurut Alvin bakal sedikit mengganggu performa ponsel, begitu juga faktor harganya.

"In-screen fingerprint sebenarnya bisa sedikit meningkatkan penggunaan baterai, dan biaya pembuatan ponsel juga bakal sedikit meningkat," kata Alvin kepada KompasTekno dalam sebuah konferensi virtual, Kamis (4/11/2021).

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Alvin melanjutkan, dengan harga yang ditawarkan Xiaomi 11T dan Xiaomi 11T Pro, fitur keamanan yang ada dinilai sudah cukup untuk memenuhi kebutuhan pengguna.

Baca juga: Xiaomi 11T Langsung Nyambung 5G Begitu Dibuka dari Kardus

"Menurut kami, dalam rentang harga ini, sistem keamanan face unlock dan side-fingerprint sudah lebih dari cukup bagi pengguna, dan merupakan pilihan yang tepat untuk Xiaomi 11T Series," imbuh Alvin.

Teknologi layar Xiaomi 11T.KOMPAS.com/BILL CLINTEN Teknologi layar Xiaomi 11T.

Sekadar informasi, Xiaomi 11T dibanderol dengan harga Rp 6 juta untuk varian 8 GB/256 GB, sedangkan Xiaomi 11T Pro dijual dangan harga Rp 7 juta untuk varian 8 GB/256 GB dan Rp 12 GB/256 GB untuk varian Rp 7,5 juta.

Baca juga: Pelanggan Beli HP Xiaomi tapi Terima Kardus Kosong, Ini Kata Shopee

Kendati harganya berbeda, teknologi layar yang dimiliki kedua ponsel tersebut juga nyaris sama. Xiaomi 11T dan 11T Pro mengusung panel AMOLED DotDisplay berukuran 6,67 inci dengan resolusi Full HD Plus.

Layar yang telah dilindungi kaca pelapis Gorilla Glass Victus ini mendukung 1 miliar warna, teknologi refresh rate 120 Hz, touch sampling rate 480 Hz, HDR10+, serta tingkat kecerahan maksimal hingga 1000 nits.

Khusus varian "Pro", layar ponsel tersebut juga sudah mendukung fitur Dolby Vision untuk meningkatkan pengalaman pengguna ketika menikmati berbagai konten visual.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.