Nilai Kapitalisasi Perusahaan Induk Google Tembus Rp 28.000 Triliun

Kompas.com - 10/11/2021, 09:01 WIB

KOMPAS.com - Alphabet mencetak pencapaian baru. Untuk pertama kalinya, nilai kapitalisasi pasar perusahaan yang bermarkas di Mountain View, California ini menembus 2 triliun dollar AS, pada sesi perdagangan tengah hari Senin (8/11/2021) waktu Amerika Serikat.

Dengan kata lain, nilai kapitalisasi pasar Alphabet yang merupakan perusahaan induk Google  adalah sekitar Rp 28.493 triliun, menurut kurs saat berita ini ditulis.

Pantauan KompasTekno di situs Yahoo Finance, harga saham Alphabet dibuka di level 3.000 dollar AS pada sesi perdagangan Senin. Harga saham sempat menyentuh harga tertinggi sebesar 3.020 dollar AS.

Baca juga: Mengenal Alphabet, Induk Google yang Dipimpin Sundar Pichai

Nilai kapitalisasi pasar Alphabet tercatat naik sekitar dua kali lipat sejak Januari 2020. Ketika itu angkanya berada di kisaran 985 miliar dollar AS. Alphabet pun menyusul Apple dan Microsoft sebagai perusahaan 2 triliun dollar AS.

Apple merupakan perusahaan AS pertama yang berhasil tembus kapitalisasi pasar 2 triliun dollar AS pada Agustus 2020. Berselang kurang dari setahun, Microsoft mengkikuti jejak Apple sebagai perusahaan AS kedua yang memiliki kapitalisasi pasar 2 triliun dollar AS.

Pergerakan harga saham perusahaan induk Google, Alphabet pada sesi perdagangan Senin (9/11/2021).Yahoo Finance Pergerakan harga saham perusahaan induk Google, Alphabet pada sesi perdagangan Senin (9/11/2021).

Kapitalisasi Alphabet sedikit menurun pada penutupan perdagangan saham di hari yang sama, Senin (8/11/2021) waktu AS, menjadi 2.987,03 dollar AS per saham. Alhasil, kapitalisasi pasar perusahaan induk Google ini kembali turun ke level 1,98 triliun dollar AS.

Di samping kapitalisasi pasar yang berhasil menembus 2 triliun dollar AS untuk pertama kalinya, kondisi keuangan Alphabet turut menunjukkan performa positif.

Perusahaan induk Google yang dipimpin oleh Sundar Pichai ini dilaporkan mencetak rekor baru di kuartal III-2021, dengan menghasilkan pendapatan 65,1 miliar dollar AS atau setara dengan Rp 927,1 triliun.

Baca juga: Pendapatan Alphabet Naik Berkat YouTube dan Google Search

Angka pendapatan Alphabet melonjak 41 persen, sementara keuntungannya meningkat hampir 69 persen bila dibandingkan dengan periode yang sama tahun 2020 (YoY), sebagaimana dihimpun KompasTekno dari The Verge, Rabu (10/11/2021).

Laba dari bisnis Google Search juga mengalami sedikit peningkatan, dari 35,8 miliar dollar AS (sekitar Rp 509,9 triliun) pada kuartal II-2021, naik menjadi 37,9 miliar dollar AS (kira-kira Rp 539,8) di kuartal III-2021.

YouTube, unit bisnis Alphabet lainnya, juga mencetak kenaikan pendapatan dari iklan senilai 7,2 miliar dollar AS (sekitar Rp 102,5 triliun) pada kuartal III-2021, Di periode yang sama tahun lalu, pendapatan iklan YouTube tercatat 5,04 miliar dollar AS (kira-kira Rp 71,8 triliun).

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Sumber The Verge


Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

5 Teknologi di Piala Dunia 2022 Qatar yang Berbeda dari Gelaran Sebelumnya

5 Teknologi di Piala Dunia 2022 Qatar yang Berbeda dari Gelaran Sebelumnya

Hardware
Twitter Ditinggal Pengiklan Besar Sejak Ada Elon Musk

Twitter Ditinggal Pengiklan Besar Sejak Ada Elon Musk

e-Business
Vivo Y02 Resmi Meluncur di Indonesia, Harga Rp 1,5 Juta

Vivo Y02 Resmi Meluncur di Indonesia, Harga Rp 1,5 Juta

Gadget
Oppo Buka Pendaftaran Peminat Tablet Oppo Pad Air di Indonesia, Ini Link-nya

Oppo Buka Pendaftaran Peminat Tablet Oppo Pad Air di Indonesia, Ini Link-nya

Gadget
Data 5,4 Juta Pengguna Twitter Bocor, Dijual Rp 472 Juta di Forum Hacker

Data 5,4 Juta Pengguna Twitter Bocor, Dijual Rp 472 Juta di Forum Hacker

Internet
Tips Beli iPhone yang Aman dari Hilang Sinyal atau “No Service” akibat IMEI Terblokir

Tips Beli iPhone yang Aman dari Hilang Sinyal atau “No Service” akibat IMEI Terblokir

Gadget
Cegah Karyawan Resign, Pabrik Perakit iPhone Siapkan Bonus Rp 28 Juta

Cegah Karyawan Resign, Pabrik Perakit iPhone Siapkan Bonus Rp 28 Juta

e-Business
Bigetron RA Lolos ke Babak Survival Stage PMGC 2022, Buka Peluang ke Grand Finals

Bigetron RA Lolos ke Babak Survival Stage PMGC 2022, Buka Peluang ke Grand Finals

Software
DTO Kemenkes Buka Lowongan Kerja untuk 24 Posisi IT dan Digital, Begini Cara Daftarnya

DTO Kemenkes Buka Lowongan Kerja untuk 24 Posisi IT dan Digital, Begini Cara Daftarnya

Internet
Hacker Pembobol iPhone Diberi Waktu 12 Minggu Beresi Fitur Pencarian Twitter

Hacker Pembobol iPhone Diberi Waktu 12 Minggu Beresi Fitur Pencarian Twitter

Software
iPhone 'Ex-inter' Dijual Lebih Murah Rp 1 Juta, tapi Berisiko Terblokir

iPhone "Ex-inter" Dijual Lebih Murah Rp 1 Juta, tapi Berisiko Terblokir

Gadget
Ramai di Twitter Layar HP Tiba-tiba Berubah Jadi Ungu, Apa Sebabnya?

Ramai di Twitter Layar HP Tiba-tiba Berubah Jadi Ungu, Apa Sebabnya?

Hardware
Tren Artificial Intelligence di Indonesia 2023 Beserta Isu Etika

Tren Artificial Intelligence di Indonesia 2023 Beserta Isu Etika

Internet
Elon Musk Marah-marah dan Ancam Apple di Twitter, Ada Apa?

Elon Musk Marah-marah dan Ancam Apple di Twitter, Ada Apa?

e-Business
Cara Membuat Instafest Spotify, Poster Festival Musik yang Viral di Twitter dan IG

Cara Membuat Instafest Spotify, Poster Festival Musik yang Viral di Twitter dan IG

Software
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.