Kompas.com - 19/11/2021, 19:42 WIB
Ilustrasi pinjaman online, perempuan rentang terjerat pinjol. Shutterstock/MelimeyIlustrasi pinjaman online, perempuan rentang terjerat pinjol.

KOMPAS.com - Asosiasi Fintech Indonesia (AFTECH) berupaya ikut berperan langsung untuk membendung ruang gerak layanan pinjaman online (pinjol) ilegal.

Salah satu upaya yang sudah dilakukan adalah menyediakan situs khusus yang bisa digunakan masyarakat luas untuk mengecek legalitas sebuah layanan pinjol maupun layanan financial technology (fintech)/teknologi finansial (tekfin) lainnya, seperti digital payment atau crowdfinding.

Laman itu dibuat AFTECH bersama pemerintah dan pemangku kepentingan lainnya. Situs yang beralamat di cekfintech.id yang baru saja diluncurkan tanggal 11 November lalu.

Baca juga: Adopsi Fintech Disebut Masih Terkonsentrasi di Kota Besar

Situs cekfintech.id saat ini sudah bisa digunakan untuk mengecek apakah layanan pinjol atau fintech ilegal atau resmi.

"Jadi diharapkan masyarakat yang akan melakukan transaksi pinjol bisa cek legal atau tidak," kata Ketua Dewan Pengawas Asoasi Fintech Indonesia (AFTECH), Rudiantara dalam acara Workshop AFTECH "Fintech for Faster Economic Recovery" yang digelar secara daring, Jumat (19/11/2021).

"Ini bagian dari upaya AFTECH untuk meminimalisir masyarakat (yang) salah melakukan transaksi dengan pinjol ilegal," imbuh Rudiantara.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Data legalitas di situs tersebut didasarkan pada daftar pinjol dan layanan fintech yang telah mendapat izin resmi dari regulator yang berwenang seperti Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Bank Indonesia (BI), dan Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti).

Untuk mengecek legalitas, cukup masukan nama layanan pinjol atau fintech di kolom pencarian.

Baca juga: Industri Fintech di Indonesia Percepat Inklusi Keuangan

Jika layanan terdaftar di regulator, maka akan muncul keterangan bahwa layanan tersebut "Berizin" dengan latar belakang warna biru yang dilengkapi dengan nomor surat penetapan izin.

Namun, apabila layanan tidak terdaftar alias ilegal, maka akan muncul keterangan berbunyi: "kata unci yang Anda masukkan tidak ditemukan atau perusahaan tidak terdaftar" dengan latar belakang bewarna merah.

Jika layanan fintech legal, tampilan akan muncul seperti gambar atas. Sebaliknya, apabila layanan fintech ilegal, tampilan akan muncul seperti gambar di bawah.cekfintech.id Jika layanan fintech legal, tampilan akan muncul seperti gambar atas. Sebaliknya, apabila layanan fintech ilegal, tampilan akan muncul seperti gambar di bawah.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.