Indonesia Siapkan UU Media Dorong Facebook dan Google Bayar Konten Berita

Kompas.com - 24/11/2021, 06:55 WIB
ilustrasi Facebook News Feed slashgear.comilustrasi Facebook News Feed

KOMPAS.com - Pemerintah Indonesia sedang menyiapkan undang-undang (UU) media, yang akan mendorong perusahaan teknologi raksasa, seperti Google dan Facebook, agar mau bernegosiasi dengan perusahaan media terkait bagi hasil yang lebih adil.

Ketua Umum Asosiasi Media Siber Indonesia (AMSI), Wenseslaus Maggut mengatakan tujuan utama undang-undang media adalah untuk memastikan pembagian pendapatan yang adil bagi perusahaan media, yang menghasilkan berita dan karya jurnalistik yang baik.

Google dan Facebook memberikan dampak yang signifikan bagi media siber. Umumnya, media siber bertumpu pada algoritma perusahaan teknologi seperti Google atau Facebook.

Baca juga: Australia Sahkan UU Media, Google dan Facebook Harus Bayar Konten Berita

Hal tersebut agar produk berita media-media bisa muncul di halaman Google Search atau linimasa Facebook, yang kemudian berpengaruh pada pendapatan media siber.

Undang-undang ini juga meminta perusahaan teknologi untuk berbuat lebih banyak dalam menyaring konten hoaks. Draft undang-undang media ini sedang didiskusikan oleh para pelaku industri, dan belum sampai ke DPR.

"Di bawah ekosistem yang ada saat ini, clickbait lebih menguntungkan," kata Wenseslaus yang juga ikut menyusun draft undang-undang ini, sebagaimana KompasTekno rangkum dari Reuters, Rabu (24/11/2021).

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Sementara itu, Direktur Jenderal Informasi dan Komunikasi Publik Kemenkominfo, Usman Kansong mengatakan bahwa undang-undang media bisa memberikan pendapatan yang lebih baik bagi organisasi media yang "berkualitas".

Usman belum merinci lebih lanjut, apakah undang-undang media ini akan berdiri sendiri atau akan digabung dengan peraturan yang sudah ada.

Baca juga: 10 Media Sosial yang Jadi Sumber Berita Warganet

Amir Suherlan, Managing Director agensi periklanan Wavemaker Indonesia mengatakan, bahwa separuh dari pendapatan iklan digital Indonesia diberikan untuk Facebook dan Google.

Terinspirasi dari Australia

Undang-undang media ini disebut terinspirasi dari apa yang telah dilakukan pemerintah Australia.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.