Developer Game Indonesia Borong Penghargaan SEA Game Awards 2021

Kompas.com - 24/11/2021, 07:53 WIB
Ilustrasi Coffee Talk memenangkan penghargaan Grand Jury Award di SEA Game Awards 2021. eGG NetworkIlustrasi Coffee Talk memenangkan penghargaan Grand Jury Award di SEA Game Awards 2021.
Penulis Bill Clinten
|
Editor Oik Yusuf

KOMPAS.com - Sejumlah studio game asal Indonesia sukses memborong lima dari sepuluh kategori penghargaan dalam ajang tahunan yang mengumumkan game indie terbaik di Asia Tenggara, SEA Game Awards 2021, yang digelar pekan lalu.

Salah satu yang berhasil dimenangkan adalah penghargaan dari kategori yang bisa dibilang paling prestisius di perhelatan tersebut, yaitu "Grand Jury Award" yang dimenangkan oleh game Coffee Talk buatan studio game asal Tangerang, Toge Productions.

Baca juga: Menkominfo: IGDX 2021 Bantu Perkembangan Industri Game Lokal

Coffee Talk adalah game ber-genre novel visual dengan sentuhan simulasi yang dirilis pada Januari 2020 lalu di PC, PS4, Xbox One, dan Nintendo Switch. 

Di game ini, pemain bakal bertugas sebagai pembuat kopi di sebuah kafe yang harus melayani pelanggan, sekaligus mendengar berbagai keluhan mereka dan berusaha mencari solusinya.

Rising Hell memenangkan Best Game Design di SEA Game Awards 2021.eGG Network Rising Hell memenangkan Best Game Design di SEA Game Awards 2021.

Selain Coffee Talk, game platformer berjudul Rising Hell besutan studio game asal Kediri, Tahoe Games juga turut memenangkan penghargaan di SEA Game Awards 2021.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Bukan satu, game yang dirilis pada Oktober 2019 di PC, PS4, Xbox One, dan Nintendo Switch ini berhasil menyabet penghargaan di dua kategori, yaitu "Best Game Design" dan "Best Audio".

Penghargaan lainnya dimenangkan oleh developer game asal Bali, Devata Games Production melalui game Biwar: Legend of Dragon Slayer di kategori "Best Technology".

Baca juga: Orang Indonesia Ternyata Suka Game Mobile yang Kompetitif

Kemudian ada game buatan studio game asal Surabaya, Mojiken Studio, yaitu When The Past Was Around yang memenangkan kategori penghargaan "Best Visual Art".

Selengkapnya, berikut daftar game yang memenangkan penghargaan SEA Game Awards 2021 di masing-masing kategori, sebagaimana dirangkum KompasTekno dari GamerBraves.com, Rabu (24/11/2021).

  • Grand Jury AwardCoffee Talk (Toge Productions, Indonesia)
  • Rising Star AwardExist.EXE (Skyfeather Games Studio, Malaysia)
  • Audience Choice AwardFallen Tear: The Ascension (CMD Studios, Filipina)
  • Best TechnologyBiwar: Legend of Dragon Slayer (Devata Games Production, Indonesia)
  • Best Visual ArtWhen The Past Was Around (Mojiken Studio, Indonesia)
  • Best Game DesignRising Hell (Tahoe Games, Indonesia)
  • Best InnovationAirship Academy (Revolution Industry, Thailand)
  • Best StorytellingDeLight: The Journey Home (Dream Team Studio, Malaysia)
  • Best AudioRising Hell (Tahoe Games, Indonesia)
  • Best Student GameWater Child (UOW Malaysia KDU University College)
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.