Jumlah "Subscriber" Jadi Momok Kreator Konten Berkembang

Kompas.com - 25/11/2021, 12:02 WIB

Hal ini tentunya bertujuan supaya para penonton disajikan dengan hal-hal atau konsep video yang belum pernah mereka lihat sebelumnya di kanal-kanal YouTube populer.

"Jadi mungkin kita harus menyampaikan (sesuatu) dalam video dengan konsep berbeda, atau mungkin kita menunjukkan karakter yang unik, sehingga tidak ada yang ikut-ikutan lagi (monoton)," kata Jesselyn.

Di samping jumlah subscriber, pembuatan konsep dan teknis pengambilan video juga masih menjadi hambatan bagi YouTuber lainnya untuk berkembang, salah satunya adalah Eko Saputra Poceratu.

Eko memiliki kanal YouTube yang biasanya membuat video-video yang berisikan puisi buatannya sendiri.

"Tantangan yang saya alami itu adalah saya belum bisa mengeksekusi konsep video yang mumpuni, serta menguasai teknis video, dan memiliki fasilitas alat perekaman, karena sejauh ini saya harus meminjam dari teman dan jadwal perekaman mengikuti waktu mereka," kata Eko dalam kesempatan yang sama. 

"Membuat konten tanpa voiceover juga sangat sulit dan menjadi tantangan yang sangat besar," pungkas Eko.

Baca juga: Kreator Konten Edukasi Sulit Ikuti Trending di YouTube, Ini Alasannya

YouTube NextUp 2021

Sekadar informasi, Jesselyn dan Eko merupakan dua dari 12 orang yang dipilih YouTube untuk mengikuti program pengembangan kreator konten YouTube NextUp 2021 tahun ini.

Baca juga: YouTube Ubah Format Angka Jumlah Subscriber

YouTube NextUp sendiri adalah suatu inisiasi yang diluncurkan Google pada 2017 yang bertujuan untuk membantu para kreator konten di platform tersebut mengembangkan kanalnya.

Kreator konten lainnya selain mereka berdua adalah Awitalife, Batele Plus, Chika Andalea Taher, DNTrust, Julius Perdana, Kefas Evander, Official Last Street, Sri Intan Agusmai, serta Zhafira Aqyla.

Sebagai kreator konten terpilih, mereka telah menyelesaikan program eksklusif Creator Camp selama tiga minggu sejak Oktober hingga November ini.

Program tersebut fokus di pengembangan kanal dari segi teknis seperti pengembangan pembuatan konsep dan konten, teknik produksi video, teknik pengambilan gambar kamera, dan lain sebagainya sesuai dengan kategori kanal masing-masing.

Selain itu, ke-12 kreator konten tersebut juga berhak mendapatkan alat produksi video senilai Rp 14,5 juta dan akses ke YouTube Partner Manager Team untuk membantu mengembangkan kanalnya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.