Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Samsung Bayangi Apple di Pasar Smartwatch

Kompas.com - 25/11/2021, 12:33 WIB
Wahyunanda Kusuma Pertiwi,
Yudha Pratomo

Tim Redaksi

KOMPAS.com - Firma riset pasar Counterpoint Research merilis laporan pangsa pasar smartwatch untuk kuartal III-2021.

Dari data yang dihimpun, jumlah pengiriman smartwatch di dunia naik 16 persen dibanding kuartal III-2020. Tren positif ini berlanjut dari kuartal-II 2021 sebelumnya yang juga naik dua digit.

Apple masih merajai pasar smartwatch pada periode ini. Perusahaan asal Cupertino, AS ini memuncaki posisi dengan pangsa 22 persen. Akan tetapi, dominasi Apple dibayangi oleh Samsung yang ada di urutan kedua dengan pangsa pasar 14 persen.

Menurut Counterpoint Research, Samsung mengalami kenaikan paling tinggi pada kuartal III-2021 berkat peluncuran Galaxy Watch 4 series.

"Kinerja Samsung lebih baik dari yang diperkirakan pada kuartal III-2021," kata Analis Senior Counterpoint Research, Sujeong Lim.

Lim mengatakan, lebih dari 60 persen dari total pengiriman smartwatch dijual di Amerika Utara dan Eropa, di mana pangsa smartwatch dengan harga menengah dan mahal cukup tinggi di sana.

Baca juga: 5 Merek Smartwatch Terpopuler Saat Ini, Apple Teratas

Vendor Q3 2020 Q3 2021
Apple 28 persen 22 persen
Samsung 10 persen 14 persen
Amazfit 5 persen 6 persen
Imoo 7 persen 6 persen
Huawei 14 persen 5 persen
Garmin 4 persen 5 persen

Sumber data tabel: Counterpoint

Sementara itu, Apple justru kehilangan 10 persen pangsa pasarnya secara year over year (YoY).

Salah satu penyebabnya menurut Counterpoint Research adalah penundaan pengiriman Apple Watch Series 7.

Sebelum diumumkan bersama acara peluncuran iPhone 13 bulan September lalu, Apple Watch Series 7 dikabarkan mengalami masalah produksi yang menyebabkan pengirimannya terganggu.

Menurut laporan Nikkei Asia, produksi Apple Watch terhambat karena desain baru yang cukup rumit.

Kembali ke data Counterppint Research, di urutan ketiga ada Amazfit dengan pangsa pasar 6 persen.

Kemudian di urutan keempat dan kelima secara berurutan ada Imoo dan Hauwei yang masing-masing memperoleh 6 persen dan 5 persen pangsa pasar. Garmin menempati posisi keenam dengan pangsa pasar 5 persen.

Baca juga: Google Gabungkan Wear OS dan Samsung Tizen untuk Smartwatch

Pangsa pasar WearOS naik

Tidak hanya hardware, pangsa sistem operasi smartwatch juga mengalami perubahan.

Kenaikan Samsung pada kuartal III-2021 ini turut mendongkrak pangsa pasar Wear OS buatan Google yang digunakan di Galaxy Watch 4.

"Google telah mempertahankan pangsa dominan di pasar smartphone dengan Android-nya, tapi sejauh ini belum banyak digunakan di pasar wearable," kata Lim.

Sebab, menurut Lim, Google mengontrol pabrikan (OEM) smartwatch untuk menyesuaikan antarmuka (UI) dan hal itu tidak dipilih oleh para vendor karena rendahnya efisiensi daya dan respons yang lambat.

Masih banyak smartwatch di pasaran yang lebih memilih menggunakan OS buatan sendiri atau Real Time Operating System (RTOS), sebagaimana dirangkum KompasTekno dari halaman Counterpoint, Kamis (25/11/2021).

"Kerja sama dengan Samsung tahun ini menjadi pijakan bagi Google untuk memperluas kehadirannya di pasar wearable OS dan sepertinya akan siap untuk bertransformasi ke platform wearable yang lebih terbuka untuk sekarang dan seterusnya," kata Lim.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

HP Vivo T3X 5G Meluncur dengan Snapdragon 6 Gen 1 dan Baterai Jumbo

HP Vivo T3X 5G Meluncur dengan Snapdragon 6 Gen 1 dan Baterai Jumbo

Gadget
Siap-siap, Pengguna Baru X Twitter Bakal Wajib Bayar Buat 'Ngetwit'

Siap-siap, Pengguna Baru X Twitter Bakal Wajib Bayar Buat "Ngetwit"

Software
Daftar Paket Internet eSIM Telkomsel, PraBayar, Roaming, Tourist

Daftar Paket Internet eSIM Telkomsel, PraBayar, Roaming, Tourist

e-Business
8 Cara Mengatasi Kode QR Tidak Valid di WhatsApp atau “No Valid QR Code Detected”

8 Cara Mengatasi Kode QR Tidak Valid di WhatsApp atau “No Valid QR Code Detected”

e-Business
Ramadhan dan Idul Fitri 2024, Trafik Internet Telkomsel Naik 12 Persen

Ramadhan dan Idul Fitri 2024, Trafik Internet Telkomsel Naik 12 Persen

Internet
Tampilan Baru WhatsApp Punya 3 Tab Baru, “Semua”, “Belum Dibaca”, dan “Grup”, Apa Fungsinya?

Tampilan Baru WhatsApp Punya 3 Tab Baru, “Semua”, “Belum Dibaca”, dan “Grup”, Apa Fungsinya?

Software
HMD Perkenalkan Boring Phone, HP yang Dirancang 'Membosankan'

HMD Perkenalkan Boring Phone, HP yang Dirancang "Membosankan"

Gadget
7 HP Kamera Boba Mirip iPhone Lengkap dengan Harga dan Spesifikasinya

7 HP Kamera Boba Mirip iPhone Lengkap dengan Harga dan Spesifikasinya

Gadget
Motorola Edge 50 Ultra dan 50 Fusion Meluncur, Harga mulai Rp 6 Jutaan

Motorola Edge 50 Ultra dan 50 Fusion Meluncur, Harga mulai Rp 6 Jutaan

Gadget
Apple Investasi Rp 255 Triliun di Vietnam, di Indonesia Hanya Rp 1,6 Triliun

Apple Investasi Rp 255 Triliun di Vietnam, di Indonesia Hanya Rp 1,6 Triliun

e-Business
Ketika Sampah Antariksa NASA Jatuh ke Bumi Menimpa Atap Warga

Ketika Sampah Antariksa NASA Jatuh ke Bumi Menimpa Atap Warga

Internet
CEO Apple Bertemu Presiden Terpilih Prabowo Subianto Bahas Kolaborasi

CEO Apple Bertemu Presiden Terpilih Prabowo Subianto Bahas Kolaborasi

e-Business
'Fanboy' Harap Bersabar, Apple Store di Indonesia Masih Sebatas Janji

"Fanboy" Harap Bersabar, Apple Store di Indonesia Masih Sebatas Janji

e-Business
WhatsApp Rilis Filter Chat, Bisa Sortir Pesan yang Belum Dibaca

WhatsApp Rilis Filter Chat, Bisa Sortir Pesan yang Belum Dibaca

Software
Steam Gelar 'FPS Fest', Diskon Game Tembak-menembak 95 Persen

Steam Gelar "FPS Fest", Diskon Game Tembak-menembak 95 Persen

Game
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com