Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

PBB: 2,9 Miliar Penduduk Bumi Belum Pernah Akses Internet

Kompas.com - 02/12/2021, 13:02 WIB
Galuh Putri Riyanto,
Reska K. Nistanto

Tim Redaksi

Sumber Guardian

KOMPAS.com - Sekilas, mengakses internet terlihat menjadi aktivitas yang sangat lumrah dilakukan bagi sebagian besar orang. Apalagi saat pandemi Covid-19 seperti saat ini, di mana semua orang lebih banyak diam di rumah dan melakukan aktivitas secara daring.

Namun, ternyata masih banyak orang di dunia yang tidak pernah mengakses internet. Hal ini dipengaruhi karena beberapa faktor, salah satunya adalah kemiskinan.

Persatuan Telekomunikasi Internasional (International Telecommunication Union/ITU) memperkirakan masih ada 2,9 miliar (hampir 3 miliar) orang di dunia yang tidak pernah mengakses internet.

Menurut ITU, angka tersebut merepresentasikan 37 persen dari total populasi manusia yang ada di Bumi saat ini.

Baca juga: 9 Provider Internet dan Daftar Harganya untuk Pasang WiFi di Rumah

ITU sendiri adalah salah satu agensi khusus Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) yang bertanggung jawab atas semua hal yang berkaitan dengan teknologi informasi dan komunikasi.

Menurut ITU, mayoritas atau 96 persen dari 2,9 miliar orang yang tidak pernah mengakses internet itu berada di negara berkembang dan kurang berkembang.

Sebagai gambaran, ITU memprediksi, hampir tiga perempat atau 75 persen orang di 46 negara kurang berkembang, belum pernah online atau terhubung dengan internet.

Ada beberapa faktor yang kemungkinan besar membuat orang tidak pernah mengakses internet. Misalnya, faktor kemiskinan, buta huruf, akses listrik yang terbatas, dan kurangnya keterampilan digital.

"ITU akan bekerja untuk memastikan building block berada di tempat yang tepat untuk menghubungkan 2,9 miliar orang yang tidak pernah online. Kami bertekad untuk memastikan tidak ada yang tertinggal," kata Houlin Zhao selaku Sekretaris Jendral ITU.

Pengguna internet naik saat pandemi

Di samping masih banyak orang yang belum mengakses internet, ITU PBB melihat secara umum pengguna internet mengalami kenaikan. Sebagian besar peningkatan ini disebabkan oleh merebaknya pandemi Covid-19 sejak 2020 lalu.

Baca juga: Trafik Internet Mobile Naik 300 Kali Lipat dalam 10 Tahun Terakhir

ITU mengungkapkan, jumlah pengguna internet tercatat naik 10 persen dari tahun ke tahun, di tahun pertama Covid-19. Kenaikan itu disebut sebagai peningkatan tahunan terbesar dalam satu dekade terakhir.

Hingga kini, ITU memperkirakan ada total 4,9 miliar orang di dunia yang sudah online, naik dari sebelumnya 4,1 miliar orang, sebagaimana dihimpun KompasTekno dari Guardian, Kamis (2/12/2021).

ITU merinci, langkah lockdown, penutupan sekolah-sekolah, serta kebutuhan akses layanan perbankan jarak jauh menjadi faktor pendorong pertumbuhan pengguna internet selama pandemi Covid-19.

Untuk demografi pengguna, ITU mengatakan, orang yang usianya lebih muda, pria, dan penduduk perkotaan, lebih cenderung menggunakan internet daripada orang dewasa yang lebih tua, wanita, dan tinggal di daerah pedesaan.

Lebih lengkap mengenai riset yang dilakukan ITU, bisa disimak melalui tautan berikut ini.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Sumber Guardian
Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Intel Umumkan Chip AI Gaudi 3, Klaim Lebih Kencang dari Nvidia H100

Intel Umumkan Chip AI Gaudi 3, Klaim Lebih Kencang dari Nvidia H100

Hardware
Kenapa Nomor Telepon Tidak Bisa Daftar WhatsApp? Begini Penjelasannya

Kenapa Nomor Telepon Tidak Bisa Daftar WhatsApp? Begini Penjelasannya

Software
2 Cara Mencari Judul Lagu dengan Suara di Google, Mudah dan Praktis

2 Cara Mencari Judul Lagu dengan Suara di Google, Mudah dan Praktis

Software
3 HP Klasik Nokia Dirilis Ulang dengan Upgrade, Ada Seri 6310

3 HP Klasik Nokia Dirilis Ulang dengan Upgrade, Ada Seri 6310

Gadget
Fitur Passkey X Twitter Rilis Global, Pengguna di iPad dan iPhone Bisa Login Tanpa Password

Fitur Passkey X Twitter Rilis Global, Pengguna di iPad dan iPhone Bisa Login Tanpa Password

Software
TikTok Notes, Inikah Aplikasi 'Pembunuh' Instagram?

TikTok Notes, Inikah Aplikasi "Pembunuh" Instagram?

Software
Fitur AI 'Circle to Search' Kini Bisa Terjemahkan Kalimat Instan

Fitur AI "Circle to Search" Kini Bisa Terjemahkan Kalimat Instan

Software
Xiaomi Redmi Pad Pro Meluncur, Tablet 12 Inci dengan Snapdragon 7s Gen 2

Xiaomi Redmi Pad Pro Meluncur, Tablet 12 Inci dengan Snapdragon 7s Gen 2

Gadget
Cara Beli Tiket Bioskop Online dengan Mudah buat Nonton Film Saat Libur Lebaran 2024

Cara Beli Tiket Bioskop Online dengan Mudah buat Nonton Film Saat Libur Lebaran 2024

e-Business
7 Aplikasi Edit Foto Lebaran untuk Android dan iOS agar Lebih Estetik

7 Aplikasi Edit Foto Lebaran untuk Android dan iOS agar Lebih Estetik

Software
HP Xiaomi Terbaru Redmi Turbo 3 Dijual di Indonesia sebagai Poco F6?

HP Xiaomi Terbaru Redmi Turbo 3 Dijual di Indonesia sebagai Poco F6?

Gadget
7 Aplikasi Edit Foto untuk Lebaran 2024 biar Makin Ciamik

7 Aplikasi Edit Foto untuk Lebaran 2024 biar Makin Ciamik

Software
4 Cara Beli Tiket Wisata Online buat Libur Lebaran 2024, Mudah dan Praktis

4 Cara Beli Tiket Wisata Online buat Libur Lebaran 2024, Mudah dan Praktis

e-Business
Cara Membuat HP Android atau iPhone Jadi CCTV untuk Pantau Rumah Selama Ditinggal Mudik

Cara Membuat HP Android atau iPhone Jadi CCTV untuk Pantau Rumah Selama Ditinggal Mudik

Hardware
Kekayaan Bos Facebook Mark Zuckerberg Lampaui Elon Musk

Kekayaan Bos Facebook Mark Zuckerberg Lampaui Elon Musk

e-Business
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com