Tinggalkan Intel dan AMD, Huawei Pakai Chip Sendiri untuk PC?

Kompas.com - 08/12/2021, 10:11 WIB
Huawei MateBook D Series Huawei IndonesiaHuawei MateBook D Series
Penulis Bill Clinten
|

KOMPAS.com - Pada pertengahan 2020 lalu, Apple mengumumkan beralih dari chip bikinan Intel dan mulai menggunakan chip bikinan perusahaan sendiri dari lini Apple Silicon untuk perangkat Mac buatannya.

Kini, Huawei tampaknya bakal mengikuti jejak perusahaan rintisan Steve Jobs tersebut. Bocoran mengatakan perusahaan asal China tersebut bakal berhenti menggunakan chip bikinan Intel atau AMD untuk produk komputer (PC) buatan mereka.

Hal ini mencuat dari informasi yang mengalir di jejaring sosial asal China, Weibo, yang berasal dari seorang pembocor ulung bernama "Magic Technology King".

Menurut dia, chip buatan Huawei untuk produk PC bikinan perusahaan tersebut bakal bernama "Pangu".

Meski demikian, ia mengatakan bahwa chip ini tidak akan ditemui di lini produk untuk konsimen biasa, seperti laptop MateBook dan laptop Huawei lainnya. 

Baca juga: 50 Tahun Lalu Chip Pertama di Dunia Meluncur, Seukuran Kuku Jari

Chip Pangu ini kemungkinan akan digunakan di produk PC yang dibuat khusus untuk beberapa grup pengguna tertentu. Kemungkinan chip ini akan digunakan di lini MateStation atau produk PC lainnya yang berbasis server.

Pembocor ini tidak mengumbar seperti apa kemampuan chip Pangu tersebut. Namun, ia mengklaim bahwa chip itu kemungkinan bakal diperkenalkan sekitar Juni 2022 mendatang.

Huawei sebelumnya sudah menjalankan strategi serupa untuk lini produk smartphone.

Ilustrasi Huawei P50 dan P50 proHuawei Ilustrasi Huawei P50 dan P50 pro
Dalam beberapa tahun terakhir, smartphone Huawei ditenagai chipset buatan perusahaan yang berada di dalam satu grup dengan Huawei, yakni HiSilicon melalui lini produknya yang dinamai Kirin.

Duo ponsel terbaru Huawei P50 dan Mate 40 Series, misalnya, kompak ditenagai dengan chipset Kirin 9000 bikinan HiSilicon.

Baca juga: Bos Intel Prediksi Kelangkaan Chip Berlangsung hingga 2023

Kendati begitu, ada varian P50 lain yang menggunakan chipset Snapdragon 888, begitu juga ponsel kelas menengah terbaru Huawei Nova 9 Series yang ditenagai dengan 778G.

Namun, kedua chipset tersebut tidak mendukung 5G dan hanya mentok di 4G. Hal ini disinyalir merupakan efek dari pemblokiran Huawei oleh Amerika Serikat (AS), sebagaimana dihimpun KompasTekno dari Gizchina, Rabu (8/12/2021).

Konon, langkah untuk menggunakan chipset Snapdragon ini sendiri dipicu oleh kelangkaan chip dan produk semikonduktor lainnya yang saat ini tengah melanda dunia akibat pandemi Covid-19.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.