Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Instagram Dipastikan Bawa Kembali Urutan Posting Berdasar Waktu

Kompas.com - 10/12/2021, 15:23 WIB
Kevin Rizky Pratama,
Reska K. Nistanto

Tim Redaksi

Sumber Engadget

KOMPAS.com - Instagram dipastikan bakal mengembalikan algoritma linimasa seperti semula, di mana pengguna bisa melihat posting secara kronologis atau urut berdasar waktu.

Hal itu dilontarkan oleh Head of Instagram, Adam Mosseri saat dengar pendapat dengan senat AS.

"Kami sedang membuat versi feed kronologis yang semoga bisa dirilis tahun depan, pada kuartal pertama 2022," kata Mosseri dikutip KompasTekno dari The Next Web, Jumat (10/12/2021).

Melalui sebuah posting di Twitter, Instagram juga menegaskan algoritma yang baru ini tidak mengusung menggunakan mekanisme lawas, melainkan disalurkan melalui fitur baru.

Baca juga: Facebook dan Instagram Rilis Fitur Mirip Spotify Wrapped

"Kami ingin memperjelas bahwa kami sedang membuat opsi baru, tidak mengalihkan semua orang kembali ke feed kronologis," tulis pihak Instagram.

Dalam kesempatan yang sama, Instagram turut menyampaikan bahwa pihaknya telah menguji coba fitur "Favorites".

Sesuai dengan namanya, fitur ini diklaim mampu menampilkan postingan Instagram feed berdasarkan orang-orang atau akun teman terdekat yang dipilih oleh pengguna.

"Kami telah bereksperimen dengan Favorit, cara bagi Anda untuk memutuskan pos siapa yang ingin Anda lihat lebih tinggi, dan kami sedang mengerjakan opsi lain untuk melihat pos dari orang yang Anda ikuti dalam urutan kronologis," tulis Instagram.

Meski tanggal peluncurannya belum jelas, Head of Instagram, Adam Mosseri menyebut bahwa perubahan ini akan mulai diumumkan setidaknya hingga awal tahun 2022 mendatang.

Baca juga: Urutan Linimasa Twitter Android Kini Bisa Dipilih, Terbaru atau Terpopuler

Instagram pada mulanya memang menyajikan posting dari urutan terbaru. Namun pada 2016 lalu, jejaring sosial berbagi foto dan video itu memutuskan untuk menerapkan algoritma baru.

Setelah itu, platform yang berada di bawah naungan Meta tersebut mendapat banyak keluhan pengguna, karena dinilai "mirip" dengan media sosial lainnya.

Namun, Instagram tidak serta merta menuruti permintaan pengguna, sebab pihaknya menilai bahwa algoritma bisa meningkatkan engagement atau komunikasi yang terjadi di Instagram.

Secara kontradiksi, mantan karyawan Facebook sekaligus whsitleblower, Frances Haugen mendukung upaya pengembalian penyajian posting di feed berdasarkan kronologis.

Menurut Haugen, mekanisme ini diklaim mampu memberantas penyebaran misinformasi (hoaks) dan terjadinya bias algoritma.

Baca juga: Bos Instagram Janji Kembalikan Fitur Lama yang Hilang Tahun Depan

"Saya adalah pendukung kuat (mekanisme) urutan berdasarkan kronologis, atau mengurutkan berdasarkan waktu dengan sedikit penurunan akibat spam, karena saya pikir kami tidak ingin komputer memutuskan apa yang kami inginkan," ujar Haugen dihimpun KompasTekno dari Engadget, Jumat (10/12/2021).

Karena dinilai masih belum dapat memuaskan ekspetasi pengguna, Instagram kini akhirnya mencoba untuk mengembalikan mekanisme lawasnya, namun disertai dengan fitur terbaru.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Sumber Engadget
Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Jadwal MPL S13 Pekan Ini, Evos Glory Vs Onic Esports

Jadwal MPL S13 Pekan Ini, Evos Glory Vs Onic Esports

Game
Huawei Pura 70 Ultra Meluncur, Lensa Kamera Bisa Keluar-Masuk

Huawei Pura 70 Ultra Meluncur, Lensa Kamera Bisa Keluar-Masuk

Gadget
Huawei Pura 70, 70 Pro, dan 70 Pro Plus Meluncur, Debut Smartphone Pura Series

Huawei Pura 70, 70 Pro, dan 70 Pro Plus Meluncur, Debut Smartphone Pura Series

Gadget
Penampakan HP Non-Nokia Pertama dari HMD Global, Ada Dua Versi

Penampakan HP Non-Nokia Pertama dari HMD Global, Ada Dua Versi

Gadget
Apple Investasi Rp 255 Triliun di Vietnam, di Indonesia Hanya Rp 1,6 Triliun

Apple Investasi Rp 255 Triliun di Vietnam, di Indonesia Hanya Rp 1,6 Triliun

e-Business
Samsung Perkenalkan Memori LPDDR5X Terkencang untuk Ponsel dan AI

Samsung Perkenalkan Memori LPDDR5X Terkencang untuk Ponsel dan AI

Hardware
Penerbit 'GTA 6' PHK 600 Karyawan dan Batalkan Proyek Rp 2,2 Triliun

Penerbit "GTA 6" PHK 600 Karyawan dan Batalkan Proyek Rp 2,2 Triliun

Game
TikTok Notes, Aplikasi Pesaing Instagram Meluncur di Dua Negara

TikTok Notes, Aplikasi Pesaing Instagram Meluncur di Dua Negara

Software
HP Vivo T3X 5G Meluncur dengan Snapdragon 6 Gen 1 dan Baterai Jumbo

HP Vivo T3X 5G Meluncur dengan Snapdragon 6 Gen 1 dan Baterai Jumbo

Gadget
Siap-siap, Pengguna Baru X Twitter Bakal Wajib Bayar Buat 'Ngetwit'

Siap-siap, Pengguna Baru X Twitter Bakal Wajib Bayar Buat "Ngetwit"

Software
Daftar Paket Internet eSIM Telkomsel, PraBayar, Roaming, Tourist

Daftar Paket Internet eSIM Telkomsel, PraBayar, Roaming, Tourist

e-Business
8 Cara Mengatasi Kode QR Tidak Valid di WhatsApp atau “No Valid QR Code Detected”

8 Cara Mengatasi Kode QR Tidak Valid di WhatsApp atau “No Valid QR Code Detected”

e-Business
Ramadhan dan Idul Fitri 2024, Trafik Internet Telkomsel Naik 12 Persen

Ramadhan dan Idul Fitri 2024, Trafik Internet Telkomsel Naik 12 Persen

Internet
Tampilan Baru WhatsApp Punya 3 Tab Baru, “Semua”, “Belum Dibaca”, dan “Grup”, Apa Fungsinya?

Tampilan Baru WhatsApp Punya 3 Tab Baru, “Semua”, “Belum Dibaca”, dan “Grup”, Apa Fungsinya?

Software
HMD Perkenalkan Boring Phone, HP yang Dirancang 'Membosankan'

HMD Perkenalkan Boring Phone, HP yang Dirancang "Membosankan"

Gadget
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com