Kompas.com - 12/12/2021, 07:56 WIB

KOMPAS.com - Pelopor konsol game Nintendo Entertainment System (NES), Masayuki Uemura, meninggal dunia pada Senin (6/12/2021) lalu di usia 78 tahun.

Hal ini disampaikan oleh universitas tempat ia mengajar selama ini, Universitas Ritsumeikan, Kyoto, Jepang dalam sebuah pengumuman baru-baru ini.

"Kami memberikan penghargaan yang sangat tulus atas kontribusi besar Uemura untuk pengembangan industri game dengan memperkenalkan berbagai konsol video game, termasuk produk Family Computer (Famicom)," tulis Universitas Ritsumeikan.

"Semoga dia beristirahat dengan tenang," imbuh kampus tersebut tanpa menyebutkan apa penyebab kematian Uemura.

Baca juga: Hari Ini dalam Sejarah: Nintendo Merilis Super Mario Bros

Uemura lahir di Tokyo, Jepang pada 20 Juni 1943. Ia merupakan lulusan Institut Teknologi Chiba dan masuk Nintendo pada tahun 1971.

Pengembang konsol NES dan SNES, Masayuki Uemura.GadgetsNow Pengembang konsol NES dan SNES, Masayuki Uemura.

Kala itu, tepatnya pada 1981, Uemura diberikan tanggung jawab oleh Presiden Nintendo saat itu, Hisoshi Yamauchi untuk mengembangkan sebuah konsol game yang berbasis cartridge yang bisa memainkan beragam game populer pada masanya.

Salah satunya adalah seri Donkey Kong, di mana game tersebut awalnya hanya bisa dimainkan di beberapa tempat hiburan yang memiliki game arcade, alias mesin game "raksasa" yang bisa dimainkan dengan memasukkan koin.

Game Donkey Kong sendiri populer di Amerika Serikat (AS) pada saat itu. Pada tahun 1983, Nintendo, dengan bantuan Uemura, merilis konsol game yang bisa memainkan game tersebut, yaitu NES atau biasa dijuluki dengan Family Computer (Famicom).

Baca juga: Nintendo Umumkan Switch Baru dengan Layar OLED

Sehingga, pengguna tak perlu lagi ke tempat umum hanya untuk sekadar memainkan Donkey Kong atau game arcade populer lainnya.

Pada 1990, konsol game tersebut diperbarui dengan produk anyar bernama Super NES atau Super Famicom.

Beberapa tahun kemudian, konsol game ini ternyata populer di kalangan masyarakat di berbagai belahan dunia, terutama di AS pada 1985.

Bahkan, total penjualan konsol game NES secara global diyakini sudah menyentuh angka 60 juta unit, sebagaimana dirangkum KompasTekno dari GadgetsNow, Minggu (12/12/2021).

Tidak selamanya di Nintendo, Uemura pensiun pada tahun 2004 lalu. Sejak itu hingga ia wafat, ia menjadi kepala pengajar untuk bidang studi yang berkaitan dengan game, Center for game Studies di Universitas Ritsumeikan, Kyoto, Jepang.

Baca juga: Konsol Nintendo Switch Bakal Jadi Barang Langka

Kontribusi Uemura mengembangkan NES dan SNES tak bisa dipungkiri mengubah cara orang bermain game pada masanya, dari tempat hiburan ke rumah.

Jika tidak ada konsol game macam NES, mungkin seri konsol-konsol game lainnya, seperti PlayStation, Xbox, dan lain sebagainya tak akan kita kenal.

Selamat jalan Uemura!

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.