Kompas.com - 15/12/2021, 11:02 WIB

KOMPAS.com - Seiring berkembangnya teknologi , tentu berkembang pula berbagai profesi baru yang bermunculan. Salah satunya data scientist. Bagi sebagian Anda mungkin sudah tak asing lagi mendengar profesi satu ini.

Tugas seorang data scientist adalah mengumpulkan dan membersihkan berbagai data yang tak beraturan, melakukan analisis beberapa jenis data dalam jumlah yang besar hingga menemukan insight (wawasan atau pemahaman atas suatu isu).

Bagi perusahaan, insight tersebut nantinya akan menjadi rekomendasi strategi yang akan digunakan para pemegang saham perusahaan untuk mengembangkan bisnisnya.

Baca juga: Talenta Data Scientist di Indonesia, Permintaan Tinggi Pasokan Kurang

Sementara bagi lembaga lain, umumnya insight dari data scientist akan menjadi rekomendasi strategi yang akan dimanfaatkan para pemangku kebijakan untuk merealisasikan kebijakan.

Menurut laporan World Economic Forum (WEF), profesi ini termasuk dalam profesi yang paling bersinar dan paling dibutuhkan tahun 2025.

Gaji data scientist di Indonesia

Melihat peluang profesi data scientist yang cukup menjanjikan, lantas berapa gaji data scientist di Indonesia?

Berdasarkan laporan "Tren dan Gaji Pekerja Digital Indonesia 2021" yang disusun perusahaan marketplace lowongan pekerjaan, Glints, gaji data scientist di Indonesia berkisar antara Rp 10.000.000 hingga Rp 20.000.000. Laporan selengkapnya dapat dilihat di tautan berikut ini.

Baca juga: Profesi Bidang IT yang Banyak Dicari 5 Tahun ke Depan

Tugas data scientist

Secara garis besar, tugas data scientist antara lain:

  • Data scientist memiliki tugas menganalisa database perusahaan untuk meningkatkan pengembangan produk, marketing, dan strategi bisnis
  • Memantau, menganalisis kinerja model dan akurasi data
  • Serta menganalisis data agar mendapatkan insight yang dapat digunakan dalam mengembangkan bisnis perusahaan.

Skill yang harus dimiliki seorang data scientist

1. Menganalisis dalam konsep matematika dan statistik

Seorang yang memiliki profesi sebagai data scientist harus memiliki kemampuan dasar dalam ilmu matematika dan statistika. Dasar-dasar seperti kalkulus, aljabar linear, merupakan bagian yang paling banyak digunakan dalam proses analisis.

Begitu pula dengan ilmu statistika yang membantu data scientist memahami makna data, proses validasi hipotesis data, penyusunan prakiraan, dan lain sebagainya.

Halaman:
Sumber Glints


Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.