Daftar 5 Merek Printer Terbesar di Indonesia Kuartal III-2021

Kompas.com - 23/12/2021, 10:01 WIB
Ilustrasi printer DOK. SHUTTERSTOCKIlustrasi printer

KOMPAS.com - Firma riset IDC merilis laporan terkait permintaan pasar printer di Indonesia pada kuartal III-2021. Sepanjang Juli hingga September 2021, IDC mencatat jumlah pengiriman printer di Indonesia untuk jenis laser, inkjet, dan serial dot matrix sebesar 0,33 juta (330.000) unit.

IDC memaparkan, pasar printer di Indonesia mengalami pertumbuhan sebesar 6 persen dari tahun ke tahun/year-over-year (YoY) atau 16,6 persen dari kuartal ke kuartal/quarter-over-quarter (QoQ).

Menurut IDC, pertumbuhan yang dialami sektor printer di Indonesia turut dipengaruhi oleh penurunan level Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM).

Baca juga: IDC: Industri Printer Indonesia Merosot Tajam

Setelah sempat mencapai level 4 pada Juli lalu, pemerintah Indonesia memutuskan untuk menurunkan PPKM ke level 3 pada pertengahan Agustus lalu. Pelonggaran tersebut berdampak pada pemulihan permintaan pasar printer di Tanah Air.

Jumlah pengiriman unit printer di Indonesia sepanjang kuartal ketiga 2021.IDC Jumlah pengiriman unit printer di Indonesia sepanjang kuartal ketiga 2021.

IDC mencatat permintaan printer di Indonesia berangsur pulih pada September lalu berkat kembalinya produktivitas yang terjadi di pasar ritel teknologi dan informasi. Namun, permintaan ini tidak berlangsung maksimal karena minimnya ketersediaan stok perangkat di pasaran.

Walhasil, pada kuartal ketiga 2021 sejumlah vendor printer kompak menaikkan harga sebagai dampak dari kelangkaan suku cadang dan meningkanya tarif kargo pengiriman.

Market Analyst dari IDC Indonesia, Rino Rivaldi mengatakan bahwa kelangkaan suku cadang tersebut masih akan terus berlangsung, setidaknya hingga tahun 2022.

"Kekurangan suku cadang dan kenaikan biaya logistik diperkirakan akan terus berlanjut hingga akhir 2022, mempengaruhi pasokan printer," ungkap Rino dalam keterangan tertulis yang diterima KompasTekno, Rabu (22/12/2021).

Baca juga: 5 Tips Memilih Printer, Lebih Baik Sedikit Mahal tetapi Awet dan Hemat Biaya Perawatan

Namun, diperbolehkannya aktivitas perusahaan manufaktur selama PPKM level 4 berlangsung, dinilai telah membantu mendongkrak pemulihan pada pasar printer.

"Kebijakan ini membantu pemulihan volume cetak dan memberikan kesempatan bagi vendor printer untuk menargetkan perusahaan – perusahaan manufaktur," lanjut Rino.

Halaman:


Video Pilihan

Sumber IDC
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.