Malaysia Sahkan UU Streaming Ilegal, Pelanggar Bisa Dipenjara 20 Tahun

Kompas.com - 23/12/2021, 11:06 WIB
Ilustrasi menonton film streaming ShutterstockIlustrasi menonton film streaming

KOMPAS.com - Pembajakan masih menjadi isu utama di industri perfilman, apalagi di era yang serba internet saat ini. Pengguna internet bisa dengan mudah mengakses film dan serial TV bajakan melalui aplikasi atau situs streaming ilegal.

Khusus di Negeri Jiran, Pemerintah Malaysia baru-baru ini mengesahkan aturan untuk menindak keras penyedia layanan streaming tidak resmi tersebut. 

Aturan berupa Undang-Undang ini diharapkan dapat mencegah beredarnya para penyedia akses konten bajakan.

Bila terbukti melanggar, penyedia layanan streaming ilegal bisa dijatuhi hukuman denda bahkan dipenjara hingga 20 tahun.

Baca juga: Nasib Indonesia Akan seperti Ukraina jika Tak Basmi Streaming Ilegal

Dewan Rakyat Malaysia (seperti DPR di Indonesia) pekan ini mengesahkan perubahan (amandemen) terhadap Undang-Undang 332 (Act 332) yang mengatur soal Hak Cipta.

Menteri Perdagangan Domestik dan Urusan Konsumen Malaysia, Alexander Nanta Linggi, mengatakan amandemen ini dilakukan untuk memenuhi kebutuhan pelaku bisnis dan pemangku kepentingan di era maraknya praktik streaming ilegal seperti saat ini.

"Selain itu, amandemen dilakukan untuk memastikan UU Hak Cipta yang diberlakukan dapat memberikan perlindungan yang lebih efisien dan efektif sesuai dengan tuntuan saat ini," kata Alexander.

Kali ini, amandemen tahun 2021 ini menyertakan "Part VIAA tentang Streaming Technology" baru ke dalam Akta 332.

Hukuman penyedia streaming ilegal

Pada bagian VIAA dijelaskan secara rinci definisi "streaming technology" tersebut, mulai dari apa itu pelanggaran streaming ilegal, lengkap dengan hukuman bagi pihak yang terbukti melanggarnya.

Dalam undang-undang disebutkan, bahwa tidak seorang pun boleh "melakukan atau memfasilitasi pelanggaran" hak cipta dalam karya apapun dengan cara:

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.