Disuntik Dana Rp 1,3 Triliun, Kopi Kenangan Jadi "Unicorn" Baru Indonesia

Kompas.com - 27/12/2021, 12:47 WIB
Ilustrasi es kopi di Kopi Kenangan, (9/9/2019). SHUTTERSTOCK/BAGUSSATRIAIlustrasi es kopi di Kopi Kenangan, (9/9/2019).
Penulis Bill Clinten
|

KOMPAS.com - Startup yang bergerak di bidang makanan dan minuman (F&B) asal Indonesia, Kopi Kenangan, resmi menyandang status "Unicorn".

Status tersebut diperoleh setelah Kopi Kenangan mendapatkan suntikan Pendanaan Seri C Tahap Pertama senilai 96 juta dollar AS atau sekitar Rp 1,3 triliun.

Sebagai informasi, istilah "Unicorn" sendiri merujuk pada startup atau perusahaan dengan valuasi mencapai 1 miliar dollar AS atau setara Rp 14,2 triliun.

CEO dan Co-Founder Kopi Kenangan, Edward Tirtanata, mengklaim perusahaan yang ia pimpin tersebut berhasil menjadi perusahaan New Retail F&B (makanan dan minuman) Unicorn pertama di Indonesia dan Asia Tenggara.

Baca juga: Startup Asal Indonesia Paling Dilirik Investor Sepanjang 2020

"Dukungan dari para investor kami, baik mereka yang telah mendukung kami sejak awal maupun para investor baru, merupakan bukti sekaligus memotivasi kami untuk terus fokus dalam meningkatkan produktivitas gerai dengan memanfaatkan teknologi demi mewujudkan pengalaman terbaik bagi setiap pelanggan," jelas Edward sebagaimana dikutip KompasTekno dari Kontan.co.id, Senin (27/12/2021).

Pendanaan Seri C ini dipimpin oleh Tybourne Capital Management, dan diikuti sejumlah investor dari seri sebelumnya, seperti Horizons Ventures, Kunlun dan B Capital, serta investor baru yaitu Falcon Edge Capital.

Incar pasar internasional

Tidak disebutkan berapa besaran valuasi Kopi Kenangan saat ini. Namun, dengan suntikan investasi terbaru tersebut, Kopi Kenangan berencana mempercepat ekspansi produk bermerek Cerita Roti, Chigo, serta Kenangan Manis ke seluruh Indonesia.

Selain itu, mereka juga berencana akan terus memperluas atau merambah jaringan gerai kopinya hingga ke pasar internasional.

"Visi kami adalah menjadi merek yang paling dicintai para pelanggan di Asia Tenggara, selain itu, terkait rencana 5 tahun ke depan, kami berkomitmen untuk memperluas jangkauan secara cepat hingga mencapai ribuan gerai di Asia Tenggara, sekaligus melengkapi portfolio kami dengan produk-produk yang dapat memenuhi kebutuhan pasar," jelas Edward.

Sekadar informasi, Kopi Kenangan didirikan Edward Tirtanata, James Prananto, dan Cynthia Chaerunnisa pada 2017 lalu.

Baca juga: Mengenal Solocon Valley, Sekolah Startup di Solo Jawa Tengah

Kini, melalui model bisnis New Retail, alias model bisnis yang memadukan kanal daring dan luring, Kopi Kenangan disebut berhasil menarik hati banyak pelanggan dan hanya dalam waktu 4 tahun.

Saat ini, Kopi Kenangan sendiri sudah menjadi "Kenangan Brands" dan mempekerjakan lebih dari 3.000 staf di lebih dari 600 gerai di 45 kota di Indonesia.

Selama 12 bulan terakhir, Kopi Kenangan mengklaim bahwa mereka telah menyajikan 40 juta cangkir. Mereka optimis bahwa pada kuartal pertama 2022 mendatang, Kopi Kenangan bakal menyajikan 5,5 juta cangkir per bulan.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Sumber KONTAN
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.