Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 29/12/2021, 18:45 WIB

KOMPAS.com - Menutup akhir tahun 2021, sejumlah ajang penghargaan seperti Game of The Year 2021 dan Steam Awards 2021 telah digelar untuk mengumumkan daftar nominasi game terbaik dalam satu tahun terakhir.

Tidak hanya kategori game terbaik, daftar game terburuk tahun 2021 juga diumumkan. Kategori itu diumumkan oleh Metacritic. Metacritic sendiri merupakan website agregator untuk berbagai ulasan (review), mulai dari film, musik, album, hingga game.

Penilaian game terburuk didasarkan pada hasil akumulasi Metascore hingga tanggal 18 Desember 2021. Game yang masuk daftar terburuk minimal harus mendapat tujuh ulasan dari para reviewer (pengulas) profesional.

Baca juga: Daftar Nominasi Game di Ajang Steam Awards 2021

Metacritic akan memasukan skor terendah yang diperoleh game tersebut, apabila judul game mendapat penilaian rendah di beberapa platform.

Berdasarkan keterangan yang tercantum di Metacritic, ada 10 judul game yang mendapat ulasan kurang baik tahun ini. Daftar tersebut mencakup game yang dirilis mulai 1 Januari hingga 31 Desember 2021.

Adapun game dengan penilaian paling buruk versi Metacritic adalah eFootball 2022. Game besutan Konami ini mendapat skor 25, paling rendah berdasarkan penilaian yang diberikan reviewer di Metacritic.

Belum lama sejak peluncuran perdananya, eFootball 2022 langsung mendapatkan ulasan negatif karena dianggap telah menyajikan kualitas grafis yang sangat buruk.

Baca juga: Daftar Game Baru yang Rilis Tahun 2022, Ada Dying Light 2

Visualisasi karakter dalam eFootball 2022, menurut sejumlah pemain, dinilai nampak tidak realistis dan sangat jauh berbeda dengan karakter aslinya.

Kolase grafis wajah pemain yang buruk di eFootball 2022. Dari kiri ke kanan: Cristiano Ronaldo, Lionel Messi, Raphael Varane.MARCA Kolase grafis wajah pemain yang buruk di eFootball 2022. Dari kiri ke kanan: Cristiano Ronaldo, Lionel Messi, Raphael Varane.

Selain mempermasalahkan segi tampilan, tak sedikit dari pemain yang juga mempermasalahkan minimnya konten yang tersedia di dalam game.

Game yang merupakan rebrand dari judul Pro Evolution Soccer (PES) ini bahkan turut mendapat ulasan yang buruk di situs distribusi game milik Valve, Steam Store.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Halaman:
Baca tentang
Sumber Metacritic
Video rekomendasi
Video lainnya


Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.