Merger Indosat-Tri Resmi Disetujui, Ini Harapan Menkominfo untuk Industri

Kompas.com - 04/01/2022, 18:36 WIB
Ilustrasi merger Indosat Ooredoo-Hutchison Tri Indonesia. IstIlustrasi merger Indosat Ooredoo-Hutchison Tri Indonesia.

KOMPAS.com - Menteri Komunikasi dan Informatikan (Menkominfo) Johnny G. Plate resmi memberikan persetujuan penggabungan usaha alias merger antara operator seluler Indosat dan Tri.

Persetujuan ini ditandai dengan ditekennya Keputusan Menteri Kominfo Nomor 7 Tahun 2022 tentang Persetujuan Penggabungan Penyelenggaraan Telekomunikasi PT Indosat Tbk dan PT Hutchison 3 Indonesia pada hari ini, Selasa (4/1/2022).

Dengan demikian, entitas gabungan kedua perusahaan bernama PT Indosat Ooredoo Hutchison Tbk (“Indosat Ooredoo Hutchison”) resmi beroperasi.

Baca juga: Resmi, Indosat dan Tri Efektif Merger 4 Januari 2022

Pemberian persetujuan penggabungan usaha dari Kominfo ini dikeluarkan bersamaan dengan tanggal efektif merger antara Indosat dan Tri hari ini, yakni 4 Januari 2022.

"Hari ini, saya sebagai Menkominfo telah memberikan persetujuan atas merger dan akuisisi atau penggabungan Indosat dan Tri melalui Keputusan Menteri Komunikasi dan Informatika Nomor 7 Tahun 2022," kata Johnny dalam konferensi pers yang disiarkan secara daring melalui saluran YouTube Kemkominfo TV, Selasa (4/1/2022) sore.

Johnny mengatakan, dengan diterbitkannya keputusan menteri tersebut, maka seluruh hak dan kewajiban Tri terkait dengan penyelenggaraan telekomunikasi secara resmi beralih menjadi hak dan kewajiban milik Indosat, termasuk dan tidak terbatas pada:

  • Hak penggunaan penomoran telekomunikasi
  • Kewajiban pembangunan jaringan dan jasa telekomunikasi
  • Kewajiban menjamin keberlangsungan layanan kepada pelanggan
  • Kerja sama dengan telekomunikasi lainnya
  • Kewajiban pembayaran penerimaan negara bukan pajak berupa biaya hak penyelenggaraan telekomunikasi dan biaya hak penggunaa spektrum frekuensi radio.
  • Kontribusi kewajiban pelayanan universal atau universial service obligation (USO).

Baca juga: Eks Menkominfo Rudiantara Jadi Komisaris Indosat Ooredoo Hutchison

Menkominfo Johnny G. Plate (tengah) menampaikan persetujuan atas merger Indosat-Tri pada Selasa (4/1/2022). Salah satu yang turut hadir adalah Vikram Sinha selaku Direktur Utama Indosat Ooredoo Hutchison (nomor dua dari kiri).
YouTube/ Kemkominfo TV Menkominfo Johnny G. Plate (tengah) menampaikan persetujuan atas merger Indosat-Tri pada Selasa (4/1/2022). Salah satu yang turut hadir adalah Vikram Sinha selaku Direktur Utama Indosat Ooredoo Hutchison (nomor dua dari kiri).
Diharapkan industri jadi lebih produktif dan efisien

Johnny mengatakan bahwa pemberian persetujuan merger indosat-Tri merupakan satu tahap industri telekomunikasi di Indonesia maju dan berkembang melalui proses konsolidasi (merger dan akuisisi) industri telekomunikasi.

"Selain itu, ini menjadi hasil konkret dari hasil UU Cipta Kerja Nomor 11 Tahun 2020 dan PP Nomor 46 Tahun 2021 tentang Pos Telekomunikasi dan Penyiaran," lanjut Menkominfo.

Menkominfo berharap, dengan disetujuinya penggabungan usaha antara Indosat dan Tri, industri telekomunikasi nasional menjadi lebih semarak dan memiliki daya saing yang lebih kuat, khususnya dalam rangka penguatan struktur pemodalan, peningkatan SDM, serta perluasan pangsa pasar.

"Kami harapkan upaya merger dan akuisi dalam rangka konsolidasi telekomunikasi indonesia semakin didudukung sehingga bisa menghasilkan iklim industri telekomunikasi yang lebih produktif dan efisien di Indonesia dalam memeberikan dukungan atas transformasi digital nasional," kata Johnny.

Baca juga: Peluang Indosat Ooredoo Hutchison Pasca-merger

Sebab dari merger, setidaknya ada dua poin utama yang didapatkan. Pertama, pemanfaatan infrastruktur telekomunikasi lebih efisien. Kedua, pemanfaatan spektrum frekuensi akan lebih optimal.

Setelah Indosat-Tri efektif merger mulai 4 Januari 2022, Indosat selaku
Perusahaan Penerima Penggabungan Usaha memiliki kewajiban untuk memenuhi beberapa komitmen yang sebelumnya telah dicantumkan sebagai syarat dalam surat persetujuan prinsip penggabungan Indosat-Tri yang diteken Menkominfo Johnny pada 5 November lalu.

Beberapa syarat diantaranya, Indosat wajib mengembalikan pita frekuensi radio kepada negara sebesar 5 MHz FDD (Frequency Division Duplexing) atau 2 kali 5 MHz (total 10 MHz) di spektrum 2,1 GHz.

Selain itu, Indosat juga wajib meningkatkan kualitas layanannya dalam hal kecepatan download dan upload throughput sampai dengan tahun 2025.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Elon Musk Diminta Tetap Rampungkan Akuisisi

Elon Musk Diminta Tetap Rampungkan Akuisisi

e-Business
Timnas E-sports Mobile Legends Indonesia Lolos ke Babak Grand Final SEA Games 2021

Timnas E-sports Mobile Legends Indonesia Lolos ke Babak Grand Final SEA Games 2021

Software
Menurut Survei, Netflix Semakin Ditinggal Pelanggannya

Menurut Survei, Netflix Semakin Ditinggal Pelanggannya

e-Business
20 Link Download Twibbon Hari Kebangkitan Nasional 2022 dan Cara Pakainya

20 Link Download Twibbon Hari Kebangkitan Nasional 2022 dan Cara Pakainya

Software
Apa itu Akun Bot atau Spam yang Bikin Elon Musk Tunda Beli Twitter?

Apa itu Akun Bot atau Spam yang Bikin Elon Musk Tunda Beli Twitter?

e-Business
Menhub Minta Boeing Penuhi Kebutuhan Pesawat Garuda dan Lion Group

Menhub Minta Boeing Penuhi Kebutuhan Pesawat Garuda dan Lion Group

Hardware
Google Hapus Aplikasi Perekam Telepon di Play Store Karena Dinilai Langgar Privasi

Google Hapus Aplikasi Perekam Telepon di Play Store Karena Dinilai Langgar Privasi

Software
TikTok Siapkan Fitur Branded Mission, Bikin Video Iklan Bisa Dapat Uang

TikTok Siapkan Fitur Branded Mission, Bikin Video Iklan Bisa Dapat Uang

Software
iPhone atau Macbook Hilang, Apa yang Harus Dilakukan?

iPhone atau Macbook Hilang, Apa yang Harus Dilakukan?

Hardware
Riset Sebut iPhone Bisa Terinfeksi Malware Meski dalam Keadaan Mati

Riset Sebut iPhone Bisa Terinfeksi Malware Meski dalam Keadaan Mati

Software
Oppo Ajak Penggemar PUBG Mobile Main Bareng Bigetron, Ini Link Pendaftarannya

Oppo Ajak Penggemar PUBG Mobile Main Bareng Bigetron, Ini Link Pendaftarannya

Software
Tabel Spesifikasi dan Harga Advan Nasa Pro yang Dibanderol Rp 1 Jutaan

Tabel Spesifikasi dan Harga Advan Nasa Pro yang Dibanderol Rp 1 Jutaan

Gadget
Xiaomi Redmi 10A Resmi di Indonesia, Harga Rp 1,5 Jutaan

Xiaomi Redmi 10A Resmi di Indonesia, Harga Rp 1,5 Jutaan

Gadget
YouTube Luncurkan 'Most Replayed', Permudah Tonton Bagian Video yang Sering Diulang

YouTube Luncurkan "Most Replayed", Permudah Tonton Bagian Video yang Sering Diulang

Software
Apa itu ICAO? Organisasi Aviasi yang Tawari Indonesia Jadi Anggota Dewan

Apa itu ICAO? Organisasi Aviasi yang Tawari Indonesia Jadi Anggota Dewan

e-Business
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.