Pendiri Startup Teknologi Medis Theranos Divonis Bersalah atas Kasus Penipuan

Kompas.com - 05/01/2022, 12:04 WIB
Pendiri Theranos, Elizabeth Holmes. CNN.comPendiri Theranos, Elizabeth Holmes.
Penulis Bill Clinten
|

Dalam waktu beberapa tahun setelah didirikan, valuasi Theranos menyentuh angka 9 miliar dollar AS atau sekitar Rp 129 triliun pada 2014 lalu. Perusahaan ini pun disebut-sebut sebagai perusahaan yang bakal membawa revolusi di bidang kesehatan. 

Bahkan, karena kesuksesan ini, Holmes sempat dijuluki "perempuan miliarder termuda di dunia" oleh majalah Forbes.

Selain itu, majalah bisnis Inc juga memberikan julukan "The next Steve Jobs" untuk Holmes dan sempat memajang wajahnya di halaman sampul.

Kolaps pada 2018

Kesuksesan Theramos luntur ketika The Wall Street Journal (WSJ) melakukan investigasi pada 2015 lalu.

Dari berita tersebut, sejumlah mitra Theranos, termasuk Walgreens, memutus hubungan kerja sama dengan perusahaan rintisan Holmes.

Selain itu, berbagai lembaga di AS lantas melakukan proses penyelidikan atas perusahaan tersebut, begitu juga para petingginya, termasuk Holmes dan mitranya, Ramesh "Sunny" Balwani.

Berbagai pemutusan mitra kerja sama dan penyelidikan ini berujung pada tumbangnya Theranos pada 2018 lalu. 

Baca juga: Setengah dari Startup di Indonesia Diprediksi Tumbang Gara-gara Corona

Elizabeth Holmes pun harus menjalani proses hukum atas perbuatan yang ia lakukan melalui Theranos.

Adapun proses pengadilan Holmes berlangsung selama kurang lebih empat bulan, mulai dari September 2021 hingga Januari 2022, dan melibatkan sekitar 30 saksi yang dipantau oleh sekitar 12 dewan juri.

Rencananya, rekan Holmes, yaitu Balwani, bakal menjalankan proses peradilan yang sama bulan depan, sebagaimana dirangkum KompasTekno dari BBC.com, Rabu (5/1/2021).

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:


Video Pilihan

Sumber CNN,BBC
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.