Indosat dan Tri Resmi Bergabung, Ini Susunan Baru Direksi dan Komisaris Perusahaan

Kompas.com - 05/01/2022, 14:24 WIB

KOMPAS.com - Dua operator seluler Indonesia, Indosat Ooredoo dan Tri akhirnya resmi melakukan penggabungan usaha alias merger terhitung 4 Januari 2022. Lewat merger tersebut keduanya kini berada dalam satu payung baru bernama PT Indosat Ooredoo Hutchison Tbk (IOH).

Meski sudah bergabung, Indosat Ooredoo Hutchison akan terus melakukan perdagangan di Bursa Efek Indonesia dengan kode ticker dari Indosat Ooredoo sebelumnya, yaitu "ISAT".

Di bawah nama perusahaan baru, Indosat Ooredoo Hutchison juga dipimpin oleh susunan manajemen yang baru.

Di kursi kepemimpinan tertinggi, ada Vikram Sinha ditunjuk sebagai Chief Executive Officer (CEO) Indosat Ooredoo Hutchison. Sebelum jadi CEO IOH, Sinha merupakan Chief Operating Officer (COO) Indosat Ooredoo.

Baca juga: Resmi, Indosat dan Tri Efektif Merger 4 Januari 2022

Sementara di posisi Chief Financial Officer (CFO) Indosat Ooredoo Hutchison, ada nama Nicky Lee.

Indosat Ooredoo Hutchison mengumumkan susunan Dewan Komisaris dan Dewan Direksi baru yang ditetapkan berdasarkan hasil pemungutan suara pemegang saham pada Rapat Umum Pemegang Saham Luas Biasa (RUPSLB) Indosat Ooredoo yang diselenggarakan pada Selasa (28/12/2021).

Dari deretan Dewan Direksi yang baru, ada nama Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) periode 2014-2019, Rudiantara. Ia ditunjuk sebagai komisaris independen perusahaan gabungan Indosat Ooredoo dan Hutchison Tri Indonesia.

Sebagai CEO baru, Sinha mengatakan, merger Indosat dan Tri ini membuat Indosat Ooredoo Hutchison berada di posisi yang lebih kuat untuk menjadi perusahaan telekomunikasi digital pilihan di Indonesia serta menjadi pemain penting dalam ekosistem 5G dan transformasi digital bangsa.

"Kami akan membangkitkan rasa bangga dari masyarakat Indonesia dengan berkontribusi pada pertumbuhan digital dan ekonomi bangsa seraya mempersiapkan Indosat Ooredoo Hutchison untuk menjadi salah satu perusahaan telekomunikasi paling terpercaya di Asia Tenggara," kata Sinha dalam keterangan tertulis yang diterima KompasTekno, Rabu (5/1/2022).

Baca juga: Merger Indosat-Tri Direstui, Ini PR dari Kominfo hingga Tahun 2025

Menurut Indosat Ooredoo Hutchison, penggabungan usaha Indosat dan Tri juga tidak berdampak pada pelanggan keduanya. Sebab, mereka akan terus menerima layanan dan berbagai penawaran tanpa gangguan.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.