Data 6 Juta Pasien di Server Kemenkes Diduga Bocor, Ini Kata Kominfo

Kompas.com - 07/01/2022, 07:02 WIB

KOMPAS.com - Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) angkat bicara terkait dugaan kebocoran data enam juta pasien, yang tersimpan di server milik Kementerian Kesehatan (Kemenkes).

Data-data yang dibobol tersebut menurut hacker berupa hasil rekam medis pasien, yang berasal dari berbagai rumah sakit besar di seluruh Indonesia.

Juru bicara Kemenkominfo, Dedy Permadi mengatakan Menteri Kominfo, Johnny G. Plate telah meminta jajaran terkait untuk berkomunikasi dengan Kemenkes secara intensif dan memulai proses penelusuran lebih lanjut sesuai peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Di sisi lain, Dedy menambahkan bahwa Kemenkes juga tengah melakukan langkah-langkah internal terkait kasus dugaan kebocoran data 6 juta pasien yang tersimpan di server Kemenkes.

Baca juga: Data 1,3 Juta Pengguna Aplikasi E-HAC Diduga Bocor, Ini Penjelasan Kemenkes

"Kementerian Kesehatan juga tengah melakukan langkah-langkah internal merespons dugaan kebocoran yang terjadi, termasuk salah satunya melakukan koordinasi dengan Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN)," kata Dedy.

Sementara itu, Dedy juga meminta seluruh penyelenggara elektronik (PSE), baik publik maupun privat yang bertanggung jawab mengelola data pribadi untuk serius kelayakan dan pemrosesan data pribadi, baik terkait aspek teknologi, tata kelola, dan sumber daya manusia.

Kronologi dugaan kebocoran data 6 juta pasien

Seperti diberitakan sebelumnya, data enam juta pasien yang tersimpan di server Kemenkes, diduga bocor dan dijual di forum jual-beli data, Raid Forums. Data itu dijual oleh salah seorang anggota forum dengan nama akun "Astarte".

Baca juga: Kronologi Dugaan Kebocoran Data 1,3 Juta Pengguna Aplikasi E-HAC

Dalam deskripsinya, Astarte mengaku bahwa data enam juta pasien yang dijualnya itu berasal dari server terpusat Kemenkes RI. Data tersebut mencakup tiga informasi utama dari rekam medis enam juta pasien di Indonesia.

Misalnya, ada hasil pemeriksaan radiologi, termasuk foto dan identitas pasien, serta hasil CT Scan, tes Covid-19, hingga hasil roentgen (X-Ray) lengkap dengan nama pasien, asal rumah sakit, dan waktu pengambilan gambar.

Tangkapan layar video demo dari enam juta data pasien di server Kemenkes.KOMPAS.com/ Galuh Putri Riyanto Tangkapan layar video demo dari enam juta data pasien di server Kemenkes.

Penjual mengeklaim bahwa rekam medis itu berasal dari berbagai rumah sakit besar di seluruh Indonesia.

Baca juga: Data 6 Juta Pasien di Server Kemenkes Diduga Bocor dan Dijual di Internet

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.