Kompas.com - 17/01/2022, 12:02 WIB

Kompas.com - Beberapa badan Antariksa kerap membagikan foto penampakan planet Bumi dari luar angkasa yang tampak mengagumkan. Foto-foto itu, umumnya diabadikan oleh para astronot dari Stasiun Luar Angkasa Internasional (International Space Station/ISS).

Astronot NASA, Matthias Maurer pun membeberkan bagaimana cara mereka mengambil gambar permukaan Bumi dari luar angkasa. Rupanya, mereka menggunakan sebuah aplikasi khusus bernama GoISSwatch.

Maurer menjelaskan, aplikasi khusus itu digunakan para astronot yang bertugas di ISS untuk mengetahui posisinya, sehingga bisa menentukan kapan dan dimana posisi yang tepat untuk memotret Bumi dengan sudut yang bagus.

Baca juga: Bagaimana Black Hole Sejauh 500 Triliun Km dari Bumi Bisa Difoto?

Selain itu, Marurer dan rekan seprofesinya juga menggunakan sebuah software bernama "World Map" yang dibuat NASA.

"Untuk mengetahui dimana kami berada di atas Bumi dan tidak melewatkan kesempatan foto yang menarik, astronot ISS menggunakan aplikasi yang disebut GoISSwatch & program NASA ‘World Map’," kata Maurer dalam akun Twitter-nya.

Selain melacak posisi, aplikasi ini juga dapat menunjukkan kondisi cuaca di Bumi serta sudut foto yang bagus.

Baca juga: Sosok Bocah Ajaib yang Dipercaya NASA Kembangkan Drone

Meskipun digunakan para astronot, aplikasi GoISSwatch yang dikembangkan oleh GoSoftWork, bisa diunduh secara gratis oleh masyarakat luas, khususnya pengguna iPhone dan iPad. Aplikasi GoISSwatch bisa diunduh di tautan berikut.

Aplikasi ini dirancang untuk memberi petunjuk kepada astronot mengenai rute yang dilalui saat mengorbit Bumi.

Dihimpun KompasTekno dari Digital Trends, Senin (17/1/2022), pengguna Android juga bisa mendapatkan pengalaman yang sama dengan menggunakan aplikasi ISS Detector yang bisa diunduh di tautan berikut.

Aplikasi GoISSwatch maupun ISS Detcetor akan membantu pengguna untuk melacak keberadaan ISS secara real-time.

Dengan demikian, pengguna aplikasi ini dapat mengetahui kapan ISS melewati wilayahnya, sehingga memungkinkannya melihat sendiri satelit saat langit cerah, tanpa bantuan alat khusus.

Bagi pengguna GoISSwatch, mereka dapat mengaktifkan notifikasi aplikasi untuk merencanakan foto ISS di langit saat malam hari.

Seorang pengamat bintang bernama Steve Rice membalas tweet Maurer dan berkata dirinya menggunakan aplikasi GoISSwatch untuk memotret ISS. Namun Steve Rice menggunakan aplikasi versi berbayar.

Baca juga: Fitur Baru Google Maps Tepis Teori Bumi Datar

Aplikasi besutan GoSoftWork memang tersedia dalam versi berbayar yang disebut GoSatWatch seharga Rp 143.000. Aplikasi ini tidak hanya memungkinkan pengguna untuk melacak ISS, namun juga sejumlah satelit lainnya yang mengorbit Bumi.

Dengan aplikasi ini pula, pengguna dapat melacak pesawat ruang angkasa milik SpaceX yang sedang menjalankan misinya.

ISS sendiri mengorbit Bumi 16 kali dalam sehari. Artinya para astronot memiliki banyak kesempatan untuk memotret Bumi dari ISS.

Saat bertugas selama enam bulan, astronot Prancis Thomas Pesquet mengeklaim telah menghasilkan sejumlah foto Bumi yang bagus, yang diambil dari jarak sekitar 402.000 KM.

Pesquet menyebutkan, selain menggunakan aplikasi untuk navigasi, dia menggunakan kamera DSLR nikon D5 dengan lensa telefoto untuk memotret Bumi.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.