Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Ada Bug di OpenSea, Hacker Borong NFT Bernilai Tinggi dengan Harga Murah Meriah

Kompas.com - 26/01/2022, 06:49 WIB
Galuh Putri Riyanto,
Wahyunanda Kusuma Pertiwi

Tim Redaksi

Sumber Elliptic

KOMPAS.com - Baru-baru ini, marketplace non fungible token (NFT) terbesar OpenSea dilaporkan bermasalah.

Pasalnya, tempat jual-beli NFT paling populer itu disebut memiliki celah kemanan alias bug yang memungkinkan pengguna membeli aset NFT secara murah-meriah atau jauh di bawah nilai pasar sesungguhnya.

Menurut laporan perusahaan analitik blockchain Elliptic, bug tersebut telah dimanfaatkan setidaknya oleh tiga orang peretas (hacker) untuk membeli delapan aset NFT bernilai hingga 1 juta dollar AS (sekitar Rp 14,3 miliar) pada Senin (25/1/2022) pagi.

Adapun NFT yang diborong oleh hacker berasal dari koleksi NFT populer seperti Bored Ape Yacht Club, Mutant Ape Yacht Club, Cool Cats, dan Cyberkongz.

Karena memanfaatkan celah keamanan, hacker bisa membeli koleksi NFT itu dengan harga jauh lebih rendah dari harga pasaran aslinya.

Baca juga: Warganet Indonesia Serbu OpenSea, Jual NFT Foto KTP hingga Makanan Rp 3,8 Miliar

Misalnya, pada Senin pagi, hacker berhasil membeli NFT Bored Ape Yacht Club #9991 seharga 0,77 ETH (Rp 25,8 juta) saja. Padahal, koleksi NFT Bored Ape Yacht Club ini setidaknya bernilai 198.000 dollar AS (setara Rp 2,84 miliar).

Dua puluh menit setelah dibeli, hacker langsung menjual NFT Bored Ape Yacht Club #9991 seharga 84,2 ETH (Rp 2,81 miliar). Alhasil, hacker berhasil mendulang keuntungan sebesar 194.000 dollar AS atau setara Rp 2,78 miliar.

Hacker lain juga dilaporkan membeli satu aset non fungible token dari koleksi Mutan Ape Yacht Club NFT seharga 10.600 dollar AS (kira-kira Rp 152 juta), sebelum menjualnya seharga 34.800 dollar AS (hampir Rp 500 juta).

Hacker jpegdegenlove membeli NFT dengan harga murah gara-gara memanfaatkan bud di OpenSea.elliptic.co Hacker jpegdegenlove membeli NFT dengan harga murah gara-gara memanfaatkan bud di OpenSea.
Elliptic turut melaporkan, seorang hacker yang memanfaatkan bug di OpenSea ini diketahui menggunakan username "jpegdegenlove".

Pada hari Senin yang sama, jpegdegenlove juga tercatat membeli 7 buah aset NFT dari koleksi Bored Ape Yacht Club, Mutant Ape Yacht Club, Cool Cats, dan Cyberkongz dengan total harga 133.000 dollar AS saja (setara Rp 1,9 miliar).

Baca juga: Ingin Seperti Ghozali Everyday? Berikut Cara Membuat NFT di OpenSea

Padahal, menurut pantauan KompasTekno pada Selasa (25/1/2022) sore di situs OpenSea, koleksi Bored Ape Yacht Club memiliki floor price (harga terendah) 93 ETH atau setara 223.124 dollar AS (kira-kira Rp 3,2 miliar).

Floor price untuk NFT Bored Ape Yacht Club, Cool Cat, Cyberkongz juga cukup tinggi, yaitu berkisar Rp 290-583 juta.

Demi mendulang "cuan" yang lebih tinggi, hacker itu kemudian menjual kembali tujuh NFT tadi dengan harga 934.000 dollar AS (atau setara Rp 13,4 miliar) dalam bentuk Ethereum (ETH).

Beberapa jam setelahnya, Elliptic melaporkan hacker itu mengirim token ETH hasil penjual 7 NFT itu ke token Tornado Cash (TORN). Tujuannya untuk mencegah pelacakan dana di jaringan blockchain.

Hal ini dimungkinkan karena Tornado Cash menggunakan protokol yang dapat meningkatkan privasi dari transaksi di jaringan blockchain Ethereum yang seharusnya transparan.

Baca juga: Begini Cara Jual Beli NFT di OpenSea Beserta Syaratnya

Halaman Berikutnya
Halaman:
Sumber Elliptic
Video rekomendasi
Video lainnya


Rekomendasi untuk anda
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com