IMF Desak El Salvador Setop Gunakan Bitcoin sebagai Alat Pembayaran

Kompas.com - 29/01/2022, 14:02 WIB

KOMPAS.com - Lembaga Dana Moneter Internasional (International Monetary/IMF) mendesak pemerintah El Salvador untuk berhenti menggunakan mata uang kripto Bitcoin sebagai alat pembayaran yang sah di negaranya.

IMF menyoroti sifat mata uang kripto yang tidak stabil serta risiko yang besar pada stabilitas keuangan hingga perlindungan konsumen.

IMF dilaporkan telah memperingatkan Presiden El Salvador Nayib Bukele tentang risiko yang ditimbulkan dari penggunaan cryptocurrency terhadap negara.

Dalam sebuah pernyataan di laman resmi IMF, dewan direksi IMF telah mendesak pihak berwenang El Salvador untuk mempersempit ruang lingkup undang-undang Bitcoin di sana dengan cara menghapus status Bitcoin sebagai alat pembayaran sah (legal tender).

Baca juga: El Salvador Jadi Negara Pertama yang Resmi Menerima Pembayaran Bitcoin

Fluktuasi harga Bitcoin

Desakan IMF itu bukanlah tanpa sebab. Pasalnya, sejak El Salvador mulai memberlakukan Bitcoin sebagai alat tukar yang sah pada September 2021 lalu, harga Bitcoin terus bergerak naik turun.

Bahkan sempat melonjak ke level tertinggi sekaligus anjlok ke level terendah.

Harga Bitcoin mengalami tren penurunan sejak bulan November 2021 hingga Januari 2022.CoinDesk Harga Bitcoin mengalami tren penurunan sejak bulan November 2021 hingga Januari 2022.
Dua bulan sejak diberlakukan sebagai alat tukar sah, tepatnya pada awal November 2021, harga Bitcoin memecahkan rekor harga tertinggi sepanjang sejarah karena sempat menyentuh harga dikisaran 67.500 dollar AS per keping.

Angka itu lebih tinggi dari rekor sebelumnya pada April 2021, saat Bitcoin diperdagangkan di kisaran 63.000 dollar AS (Rp 924 juta).

Namun, pada rentang waktu November 2021 hingga Januari 2022 ini, harga Bitcoin justru tercatat mengalami penurunan hingga 50 persen sejak harga tertinggi November 2021.

Pekan lalu, tepatnya pada 24 Januari 2022, harga Bitcoin anjlok hingga menyentuh level 33.184 dollar AS atau sekitar Rp 475,8 juta per keping.

Baca juga: Cara El Salvador Menambang Bitcoin, Pakai Tenaga Gunung Api

Halaman:


Video Pilihan

Sumber BBC
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.