Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Pasutri Pencuri Bitcoin Senilai Rp 64 Triliun Diringkus Polisi

Kompas.com - 11/02/2022, 10:02 WIB

KOMPAS.com - Pasangan suami istri (pasutri) atas nama Ilya Lichtenstein (L/34) dan Heather Morgan (P/31) ditangkap oleh Departemen Kehakiman AS (Department of Justice/DOJ) baru-baru ini.

Penangkapan Lichtenstein dan Morgan di New York City ini merupakan buntut dari kasus peretasan Bitfinex pada 2016 lalu. Bitfinex adalah perusahaan pertukaran mata uang virtual.

Pasutri Lichtenstein-Morgan meretas Bitfinex dan mencuri sebanyak 119.754 keping Bitcoin (BTC) yang saat ini ditaksir bernilai 4,5 miliar dollar AS atau setara Rp 64,5 triliun.

Lichtenstein dan Morgan juga didakwa atas tindakan menyimpan Bitcoin hasil curian ke dompet digital di bawah kepemilikan mereka serta tindak pidana pencucian uang.

Pasalnya, dari hampir 120.000 Bitcoin yang dicuri, sekitar 25.000 Bitcoin telah dijadikan objek pencucian uang.

Baca juga: Harga Bitcoin Anjlok Lagi, Sentuh Titik Terendah Dalam 6 Bulan Terakhir

Dalam melakukan pencucian uang ini, Lichtenstein melakukan 2.000 transaksi ilegal yang kompleks ke beberapa akun dan platform dompet digital.

"Tindakan ini tampaknya dirancang untuk menyembunyikan pergerakan BTC yang dicuri, sehingga menyulitkan penegak hukum untuk melacak dana tersebut," kata penyelidik IRS Christopher Janczewski dalam sebuah pernyataan tertulis.

Lichtenstein dan Morgan dikatakan menggunakan sejumlah metode pencucian yang canggih dalam melakukan aksinya, mulai dari:

  • Menyiapkan akun online menggunakan identitas palsu,
  • Menggunakan perangkat lunak untuk mengotomatisasi transaksi,
  • Menyetorkan dana curian ke rekening di berbagai bursa mata uang virtual dan pasar darknet seperti AlphaBay dan Hydra. Kemudian menarik uang untuk menyembunyikan jejak transaksi,
  • Mengonversi Bitcoin ke mata uang digital lainnya seperti Monero, dan
  • Menyalahgunakan akun bisnis yang berbasis di AS untuk melegitimasi aktivitas perbankan mereka.

Kasus ini menemukan titik terang saat DOJ melakukan penyitaan dan penutupan AlphaBay pada Juli 2017 lalu.

Hal ini memungkinkan penegak hukum mengakses riwayat transaksi internal layanan sehingga bisa melacak dana Bitfinex yang disetorkan oleh Lichtenstein.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Halaman:
Video rekomendasi
Video lainnya


Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Cara Mudah Membuat Password Laptop Windows 11, Windows 10, dan Windows 7

Cara Mudah Membuat Password Laptop Windows 11, Windows 10, dan Windows 7

Gadget
Arti Emoji Mata Melihat ke Atas, Bingung atau Kesal?

Arti Emoji Mata Melihat ke Atas, Bingung atau Kesal?

Internet
Ukuran Kolom Microsoft Excel Bisa Disamakan dengan Mudah lewat Cara ini

Ukuran Kolom Microsoft Excel Bisa Disamakan dengan Mudah lewat Cara ini

Software
iPhone Bisa Cek Status Penerbangan Pesawat via iMessage, Begini Caranya

iPhone Bisa Cek Status Penerbangan Pesawat via iMessage, Begini Caranya

Software
Baterai HP Tidak Mengisi saat Dicas? Ini 5 Cara Mengatasinya

Baterai HP Tidak Mengisi saat Dicas? Ini 5 Cara Mengatasinya

Hardware
Mriya Hancur, Satelit Dikirim Pakai Beluga

Mriya Hancur, Satelit Dikirim Pakai Beluga

e-Business
Cara Menyembunyikan Nomor HP di GetContact agar Tidak Bisa Dicari

Cara Menyembunyikan Nomor HP di GetContact agar Tidak Bisa Dicari

Software
Cara Langganan Amazon Prime Video dan Daftar Harga Paketnya

Cara Langganan Amazon Prime Video dan Daftar Harga Paketnya

e-Business
Kenapa Jaringan Indosat Lemot padahal Kuota Internet Masih Banyak? Ini 4 Cara Mengatasinya

Kenapa Jaringan Indosat Lemot padahal Kuota Internet Masih Banyak? Ini 4 Cara Mengatasinya

Internet
Kode Verifikasi WhatsApp Tidak Muncul di SMS? Ini 5 Penyebabnya

Kode Verifikasi WhatsApp Tidak Muncul di SMS? Ini 5 Penyebabnya

Software
Waspada Penipuan Baru WhatsApp, Dapat Uang dari Like YouTube

Waspada Penipuan Baru WhatsApp, Dapat Uang dari Like YouTube

Internet
2 Cara Membuka HP Xiaomi yang Lupa Kata Sandi atau Pola

2 Cara Membuka HP Xiaomi yang Lupa Kata Sandi atau Pola

Hardware
Ini 4 Penyebab dan Cara Mengatasi Layar HP Gerak Sendiri atau “Ghost Touch”

Ini 4 Penyebab dan Cara Mengatasi Layar HP Gerak Sendiri atau “Ghost Touch”

Hardware
Sony DualSense Edge Wireless Controller untuk PS5 Meluncur, Ini Harganya di Indonesia

Sony DualSense Edge Wireless Controller untuk PS5 Meluncur, Ini Harganya di Indonesia

Hardware
Waspada Penipuan Modus Undangan Pernikahan di WhatsApp, Bisa Curi OTP dan Kuras Rekening Korban

Waspada Penipuan Modus Undangan Pernikahan di WhatsApp, Bisa Curi OTP dan Kuras Rekening Korban

Internet
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.