Waspada Situs Microsoft Palsu Sebar Windows 11 Berisi Malware Pencuri Password

Kompas.com - 14/02/2022, 14:01 WIB

Schläpfer mengatakan, situs ini merupakan tiruan dari laman resmi Microsoft di URL microsoft.com. Situs palsu ini memiki desain dan tampilan yang sangat mirip dengan situs resmi Microsoft.

Bedanya, ketika pengguna mengeklik opsi "download now" di situs Microsoft palsu, pengguna akan mengunduh file mencurigakan dengan ekstensi berupa Zip.

"Ketika mengeklik tombol 'download now', situs palsu ini akan mengunduh arsip zip mencurigakan yang disebut Windows11InstallationAssistant.zip. File tersebut di-hosting di jaringan pengiriman konten Discord," tulis Schläpfer.

Baca juga: Microsoft Rilis Update Pertama Windows 11, Ini Link Download-nya

File zip tersebutlah yang diyakini berisi malware RedLine yang bisa mencuri kata sandi di PC pengguna.

Menurut Schläpfer, situs dengan alamat windows-upgraded.com itu tercatat baru terdaftar pada 27 Januari 2022, atau satu hari setelah Microsoft mengumumkan fase akhir perilisan upgrade Windows 11.

Schläpfer menjelaskan, pihak yang membeli nama domain windows-upgraded.com tersebut diketahui bernama Ozil Verfig yang berbasis di Moscow, Rusia. Jadi domain ini bukan milik Microsoft.

"Domain tersebut menarik perhatian kami karena baru terdaftar, meniru Microsoft, dan memanfaatkan pengumuman baru-baru ini. Pelaku ancaman menggunakan domain ini untuk mendistribusikan RedLine Stealer," kata Schläpfer.

Dibuat untuk mengecoh

Menurut Schläpfer, situs windows-upgraded.com sengaja dibuat untuk mengecoh dan menipu pengguna Windows 10 yang ingin melakukan upgrade ke Windows 11, sebagaimana dihimpun KompasTekno dari ZDNet, Senin (14/2/2022).

Bila tak waspada atau bandel megunduh Windows 11 dari sumber tak resmi, pengguna Windows 10 bisa mengunduh malware RedLine, alih-alih file upgrade Windows 11 yang asli.

Akibatnya, segala macam password penting milik pengguna bisa dicuri oleh malware tersebut.

Sebelumnya, perusahaan keamanan Kaspersky juga sempat melaporkan hal serupa.

Baca juga: Microsoft Umumkan Windows 11 SE, Apa Bedanya dengan Windows 11 Biasa?

Pada Oktober 2021 lalu, dilaporkan bahwa penjahat siber mendistribusikan Windows 11 versi preview palsu yang berisi software berbahaya seperti adware, pencuri kata sandi, Trojan, hingga malware lainnya.

Karena ada beragam malware yang mengintai, Kaspersky menyarankan agar pengguna meng-install Windows 11 dari sumber resmi alias dari situs microsoft.com atau program Windows Insider Program saja.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:


Video Pilihan

Sumber ZDNet
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.