Tokopedia dan Bukalapak Komentari Aksi Pengawasan AS, Shopee Masih Bungkam

Kompas.com - 22/02/2022, 10:33 WIB
Penulis Lely Maulida
|

KOMPAS.com - Sejumlah marketplace yang beroperasi di Indonesia tercatat dalam daftar pengawasan atau "Notorious Market List" yang dirilis oleh Departemen Perdagangan Amerika Serikat (AS).

Daftar tersebut menghimpun perusahaan-perusahaan global yang diduga menjual barang palsu, tiruan, atau bajakan yang notabene melanggar hak cipta.

Notorious Market List 2021 merupakan daftar terbaru yang dirilis oleh Departemen Perdagangan AS. Secara total, ada 42 perusahaan online yang diduga terlibat atau memfasilitasi penjualan barang palsu.

Dari puluhan perusahaan itu, tiga di antaranya merupakan pasarloka asal Indonesia yaitu Bukalapak dan Tokopedia, serta e-commerce asal Singapura yang beroperasi di Indonesia, yakni Shopee.

Baca juga: Bukalapak, Tokopedia, dan Shopee Masuk Daftar Pengawasan AS

Terkait masuknya perusahaan dalam daftar "hitam" tersebut, Tokopedia dan Bukalapak angkat bicara.

External Communications Senior Lead Tokopedia, Ekhel Chandra Wijaya mengatakan, pihaknya menindak tegas segala bentuk penyalahgunaan di Tokopedia sesuai dengan aturan penggunaan platform.

"Kami juga memiliki fitur Pelaporan Penyalahgunaan, di mana masyarakat dapat melaporkan produk yang melanggar, baik aturan penggunaan platform Tokopedia maupun hukum yang berlaku di Indonesia," kata Ekhel kepada KompasTekno, Senin (21/2/2022).

Sementara itu AVP Marketplace Quality Bukalapak, Baskara Aditama mengatakan pihaknya senantiasa berkomitmen untuk melindungi Hak Kekayaan Intelektual (HAKI) dan melarang penjualan barang palsu dan bajakan di Bukalapak.

"Semua pelanggaran terhadap Aturan Penggunaan Bukalapak akan dikenakan sanksi," ujar Baskara.

Meski menindak tegas segala penjualan barang ilegal, baik Bukalapak dan Tokopedia kompak tak menanggapi secara langsung soal keputusan pemerintah AS yang memasukkan nama mereka ke dalam Notorious Market List 2021.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.