Kompas.com - 25/02/2022, 18:02 WIB

"Ini akan menegaskan posisi SIA sebagai maskapai penerbangan global terdepan, dan memungkinkan kami untuk menangkap peluang pertumbuhan masa depan,” kata Lau Hwa Peng.

Singapore Airlines sendiri diketahui memesan total 31 pesawat B777-9 dari Boeing. Sebanyak 20 pesanan dibuat pada Februari 2017, kemudian tambahan pesanan 11 pesawat lagi pada Februari 2021.

Pengiriman Boeing 777X untuk Singapore Airlines awalnya dijadwalkan pada tahun 2021, namun karena ada serangkaian kendala produksi, Boeing menjadwalkan ulang pengiriman mundur hingga 2024, atau kemungkinan pada 2025.

Pengumuman lain di SAS2022

Selain mengumumkan kontrak pembelian mesin GE9X dengan Singapore Airlines, General Electric juga mengumumkan kesepakatan lain dengan bengkel perawatan pesawat Singapura, ST Engineering dan maskapai Jepang, All Nippon Airlines (ANA).

Baca juga: Buntut Serpihan Mesin Jatuh dari Langit, Pesawat Boeing B777 Dikandangkan

GE menandatangani perjanjian multi-tahun dengan ST Engineering, untuk pemanfaatan Test Cell Advisor di ‘bengkel’ pesawat CFM56 ST Engineering di Singapura dan di Xianmen, China.

ST Engineering adalah salah satu pelanggan pertama GE untuk Test Cell Advisor. Test Cell Advisor adalah layanan analisa data baru dari GE Aviation yang memberikan wawasan tambahan untuk analisa performa mesin selama pengujian.

Ini juga memberikan fasilitas MRO yang melayani mesin GE dan CFM International, analisa tepat waktu mengenai kinerja mesin selama pengujian return-to-service.

Dengan cara ini, teknisi fasilitas MRO bisa menilai apakah mesin berkerja optimal seperti yang diharapkan, dan apakah dibutuhkan tindakan lanjutan untuk meningkatkan performa mesin.

GE Digital juga mengumumkan bahwa All Nippon Airways (ANA) telah mengimplementasikan Fuel Insight, sebuah solusi software yang bekerja dengan memahami data sebenarnya dari pesawat terbang untuk memenuhi target emisi nol bersih 2050.

Baca juga: Kisruh 5G di AS, Ganggu Radar Pesawat hingga Operator Seluler Mengalah

Solusi Aviation Software dari GE Digital membantu operator pesawat terbang meningkatkan keberlanjutan dalam operasional mereka – mulai dari penggunaan bahan bakar hingga efisiensi ruang udara, pemeliharaan prediktif dan kinerja awak pesawat.

“Kami bangga bisa bermitra dengan pemain-pemain besar dalam industri penerbangan Asia, di antaranya Singapore Airlines, All Nippon Airways, dan ST Aerospace untuk memberikan pengalaman penerbangan yang lebih aman, lebih cerdas dan lebih berkelanjutan," kata Hadley Bowling, Vice President, Asia Pacific Sales, GE Aviation.

. Kami juga membangun momentum ini untuk memperkuat rekam jejak inovasi dan keberlanjutan kami di sektor penerbangan demi memberikan nilai baru bagi pelanggan kami di mana saja.”

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.