Kompas.com - 01/03/2022, 10:40 WIB

KOMPAS.com - Pasca-serangan militer Rusia terhadap Ukraina, Google dilaporkan telah menonaktifkan fitur "traffic" Google Maps di Ukraina untuk sementara waktu. Tujuannya demi menjaga keselamatan penduduk di sana.

Menurut laporan Reuters, Google mengonfirmasi telah mematikan fitur traffic di wilayah Ukraina untuk pengguna global mulai hari Minggu (27/2/2022).

Fitur traffic di Google Maps sendiri sedianya dapat menampilkan kondisi lalu lintas secara real-time pada jalan-jalan utama dan jalan raya. Selain itu, fitur ini juga dapat menunjukkan tempat-tempat, seperti toko dan restoran yang sedang sibuk atau dipadati oleh orang.

Hal tersebut dimungkinkan karena fitur traffic Google Maps menggunakan data lokasi anonim yang dikumpulkan dari smartphone Android.

Dalam kondisi perang seperti saat ini, data traffic wilayah Ukraina yang ada di Google Maps dikhawatirkan dapat mengungkap informasi tidak terduga yang justru dapat membahayakan militer, bahkan warga sipil Ukraina. Misalnya, mengungkap markas militer Ukraina dan pergerakan militer Ukraina.

Makanya, Google mengatakan, langkah tersebut diambil untuk melindungi keselamatan warga Ukraina pasca-invasi Rusia.

Baca juga: Rusia Kirim Surat ke Google, Desak Cabut Pemblokiran YouTube Media Pemerintah

Selain itu, keputusan menonaktifkan fitur live traffic Google Maps itu disebut diambil setelah Google berkonsultasi dengan pihak berwenang Ukraina.

Fitur traffic Google Maps untuk wilayah Ukraina memang dinonaktifkan dari pengguna global untuk sementara waktu. Kendati demikian, Google mengatakan bahwa informasi lalu lintas secara langsung tetap tersedia bagi pengemudi yang menggunakan fitur navigasi belokan demi belokan di wilayah Ukraina.

Tidak jelas apakah Google pernah menonaktifkan fitur ini selama konflik atau perang sebelumnya.

Baca juga: Aksi Hacker Anonymous Melawan Rusia, Deklarasi Perang hingga Kirim Pesan pada Putin

Fitur traffic Google Maps di Ukraina dimatikan untuk pengguna global. Alhasil, Google Maps hanya menampilkan data lalu lintas di banyak negara Eropa (kiri) tetapi tidak di Ukraina (kanan).The Verge Fitur traffic Google Maps di Ukraina dimatikan untuk pengguna global. Alhasil, Google Maps hanya menampilkan data lalu lintas di banyak negara Eropa (kiri) tetapi tidak di Ukraina (kanan).
Bisa digunakan untuk pantau perkembangan konflik

Meski dikhawatirkan dapat mengungkap informasi yang tak terduga yang justru dapat membahayakan keselamatan penduduk Ukraina, ahli intelijen mengatakan, data tersebut sebenarnya dapat memberikan informasi tentang perkembangan invasi yang terjadi di Ukraina.

Halaman:


Video Pilihan

Sumber The Verge
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.