Elon Musk Penuhi Janji, Warga Ukraina Nikmati Internet Starlink 200 Mbps

Kompas.com - 01/03/2022, 13:30 WIB

KOMPAS.com - Layanan internet di Ukraina dilaporkan tumbang setelah aksi invasi dari militer Rusia, pada Kamis (24/2/2022) pekan lalu. Namun, kini, internet Starlink milik Elon Musk resmi aktif di Ukraina dan menawarkan alternatif layanan internet di sana.

Gangguan internet bermula ketika pasukan militer Rusia resmi menyerbu Ukraina pada Kamis pagi. Rusia dilaporkan telah meluncurkan peluru kendali (rudal) ke Ukraina dan aksi tembak-menembak di perbatasan Ukraina-Rusia.

Pasca-serangan tersebut, layanan dari penyedia internet (internet service provider/ISP) di Ukraina, bernama Triolan mengalami gangguan. ISP ini menyediakan layanan fixed broadband untuk sejumlah wilayah Ukraina, termasuk Donetsk dan Kharkiv.

Data dari salah satu organisasi pemantau internet global, NetBlocks menunjukkan, metrik konektivitas jaringan internet Triolan di Kharkiv dan Donetks turun di bawah 75 persen menuju 60 persen pada Kamis siang.

Padahal, sebelum serangan terjadi, metrik konektivitas jaringan internet di Kharkiv dan Donetsk terpantau normal 100 persen. Ini artinya, serangan militer Rusia membuat internet Ukraina tumbang.

Baca juga: Operasi Militer Rusia, Ratusan Komputer di Ukraina Diserang Software Berbahaya

Ukraina minta bantuan Elon Musk

Ilustrasi internet satelit Starlink dari SpaceX.Starlink Ilustrasi internet satelit Starlink dari SpaceX.
Dua hari setelah internet Triolan tumbang, Wakil Perdana Menteri di Kementerian Transformasi Digital Ukraina, Mykhailo Fedorov meminta bantuan internet ke Elon Musk secara langsung dengan me-mention-nya dalam sebuah twit.

Dalam twitnya, Fedorov meminta Elon Musk untuk menyediakan layanan internet Starlink di Ukraina negaranya. Seperti diketahui, Starlink memang layanan internet satelit yang berada di bawah perusahaan roket milik Musk, yaitu Space Exploration Technologies Corp (SpaceX).

"@elonmusk, saat Anda mencoba menjajah Mars, Rusia mencoba menduduki Ukraina! Saat roket Anda berhasil mendarat di luar angkasa, roket Rusia menyerang warga sipil Ukraina! Kami meminta Anda untuk menyediakan stasiun Starlink ke Ukraina," twit @FedorovMykhailo pada Sabtu (26/2/2022).

Tak sampai satu hari atau dalam kurun waktu 10 jam, Elon Musk pun langsung mengabulkan permintaan Fedorov tersebut.

"Layanan Starlink sekarang aktif di Ukraina," twit Musk pada Jumat (27/2/2022), membalas twit @FedorovMykhailo sebelumnya.

Halaman:


Video Pilihan

Sumber The Verge
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.