Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Suntik Mati Sinyal 3G Tahun Ini Dinilai Tepat, Ini Alasannya

Kompas.com - 02/03/2022, 08:29 WIB
Galuh Putri Riyanto,
Yudha Pratomo

Tim Redaksi

KOMPAS.com - Pada 2021 lalu, Indonesia mulai menggelar jaringan internet generasi kelima alias 5G. Menyusul hadirnya 5G di Tanah Air, muncul rencana untuk menghapus jaringan lawas 3G di Indonesia.

Dua operator seluler yakni Telkomsel dan XL Axiata tegas memastikan bahwa akan mulai mematikan jaringan 3G pada 2022. Namun, apakah keputusan itu tepat?

Menurut pengamat telekomunikasi Moch S. Hendrowijono, keputusan untuk mematikan sinyal 3G pada 2022 ini dinilai sudah tepat. 

Hendro bahkan mengatakan bahwa penghapusan jaringan 3G di Tanah Air semestinya sudah dilakukan lebih awal atau sejak beberapa tahun lalu.

Baca juga: Mengapa Sinyal 3G di Indonesia Mau Dimatikan?

"Alasan penghapusan 3G, teknologinya mentok di kemampuan/kapasitas rendah, hanya sekitaran 2 Mbps. Selain itu, 3G juga sudah jadi bagian dari evolusi akses semua operator dunia," kata Hendro.

Jadi, bukan hal baru bila ada rencana penghapusan sinyal 3G ini. Hendro mencontohkan, negara tetangga seperti Singapura sudah mematikan jaringan lawas 2G semenjak tiga tahun lalu, kemudian disusul dengan penghapusan jaringan 3G.

Senada dengan Hendro, pengamat telekomunikasi, Ian Yoseph mengatakan bahwa 2022 adalah tahun yang tepat untuk mematikan 3G secara bertahap.

"Karena 3G akan tergantikan minimal oleh jaringan 4G lalu mulai digantikan oleh 5G," kata Ian melalui pesan singkat kepada KompasTekno.

Frekuensi 3G bisa dialihkan untuk 4G

Ilustrasi BTSKOMPAS.com/Bill Clinten Ilustrasi BTS
Dengan dimatikannya sinyal 3G secara bertahap, Ian mengatakan bahwa operator seluler di Indonesia bisa mulai mengalihkan alokasi frekuensi yang semula digunakan untuk menggelar layanan 3G, kini untuk layanan 4G yang lebih efisien dan memiliki kualitas lebih baik.

Selama ini, jaringan 3G dan 4G di Indonesia memang menempati spektrum frekuensi yang sama, yaitu 900 MHz, 1.800 MHz, dan 2.100 GHz.

Baca juga: Kapan Sinyal 3G di Seluruh Indonesia Dimatikan, Kominfo?

Masing-masing operator memiliki lebar pita (bandwidth) yang berbeda-beda di setiap frekuensi untuk menggelar layanan 3G sekaligus 4G.

Sependapat dengan Ian, menurut Hendro operator seluler akan lebih untung, efisien, dan optimal bila menggunakan bandwidth yang semula digunakan untuk layanan 3G, dialihkan untuk 4G.

"(Bila itu terjadi) layanan 4G secara teoritis akan bisa lebih cepat bagi pelanggan 4G," kata Hendro.

Namun, dalam praktiknya, penghapusan 3G memang perlu dilakukan secara bertahap.

"Misalnya, dimulai dari kawasan kota besar yang mayoritas pelanggannya sudah menggunakan 4G karena jaringannya sudah tersedia," kata Hendro.

Sambil menunggu infrastruktur siap, kata Hendro, penghapusan baru dilanjutkan ke wilayah yang lain, termasuk ke wilayah 3T (terdepan, terpencil, dan terluar).

Lantas berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk sinyal 3G dimatikan secara total di seluruh wilayah Indonesia?

Baca juga: Telkomsel dan XL Tegas Matikan 3G Tahun Ini, Indosat Belum Jelas

Menjawab pertanyaan tersebut, Hendro berpendapat bahwa itu semua bergantung pada masing-masing operator.

Karena secara teknis, operator seluler di Indonesia dinilai sudah siap untuk melakukan migrasi seluruh layanan 3G ke 4G, kemudian mematikan sinyal 3G di Tanah Air.

"Hanya saja berapa lama 3G bisa dimatikan itu tergantung kemampuan operator untuk mengganti BTS-nya dengan BTS 4G serta kemampuan mengatasi hambatan membuat pelanggan mengganti kartu SIM-nya menjadi 4G," kata Hendro.

Berbeda dengan Hendro, Ian memprediksi sinyal 3G di Indonesia bisa dimatikan secara total dalam kurun waktu 2 tahun lamanya.

"Kira-kira perlu waktu sekitar dua tahun, mengingat perlu waktu untuk daerah 3T," kata Ian.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Jadwal MPL S13 Pekan Ini, Evos Glory Vs Onic Esports

Jadwal MPL S13 Pekan Ini, Evos Glory Vs Onic Esports

Game
Huawei Pura 70 Ultra Meluncur, Lensa Kamera Bisa Keluar-Masuk

Huawei Pura 70 Ultra Meluncur, Lensa Kamera Bisa Keluar-Masuk

Gadget
Huawei Pura 70, 70 Pro, dan 70 Pro Plus Meluncur, Debut Smartphone Pura Series

Huawei Pura 70, 70 Pro, dan 70 Pro Plus Meluncur, Debut Smartphone Pura Series

Gadget
Penampakan HP Non-Nokia Pertama dari HMD Global, Ada Dua Versi

Penampakan HP Non-Nokia Pertama dari HMD Global, Ada Dua Versi

Gadget
Apple Investasi Rp 255 Triliun di Vietnam, di Indonesia Hanya Rp 1,6 Triliun

Apple Investasi Rp 255 Triliun di Vietnam, di Indonesia Hanya Rp 1,6 Triliun

e-Business
Samsung Perkenalkan Memori LPDDR5X Terkencang untuk Ponsel dan AI

Samsung Perkenalkan Memori LPDDR5X Terkencang untuk Ponsel dan AI

Hardware
Penerbit 'GTA 6' PHK 600 Karyawan dan Batalkan Proyek Rp 2,2 Triliun

Penerbit "GTA 6" PHK 600 Karyawan dan Batalkan Proyek Rp 2,2 Triliun

Game
TikTok Notes, Aplikasi Pesaing Instagram Meluncur di Dua Negara

TikTok Notes, Aplikasi Pesaing Instagram Meluncur di Dua Negara

Software
HP Vivo T3X 5G Meluncur dengan Snapdragon 6 Gen 1 dan Baterai Jumbo

HP Vivo T3X 5G Meluncur dengan Snapdragon 6 Gen 1 dan Baterai Jumbo

Gadget
Siap-siap, Pengguna Baru X Twitter Bakal Wajib Bayar Buat 'Ngetwit'

Siap-siap, Pengguna Baru X Twitter Bakal Wajib Bayar Buat "Ngetwit"

Software
Daftar Paket Internet eSIM Telkomsel, PraBayar, Roaming, Tourist

Daftar Paket Internet eSIM Telkomsel, PraBayar, Roaming, Tourist

e-Business
8 Cara Mengatasi Kode QR Tidak Valid di WhatsApp atau “No Valid QR Code Detected”

8 Cara Mengatasi Kode QR Tidak Valid di WhatsApp atau “No Valid QR Code Detected”

e-Business
Ramadhan dan Idul Fitri 2024, Trafik Internet Telkomsel Naik 12 Persen

Ramadhan dan Idul Fitri 2024, Trafik Internet Telkomsel Naik 12 Persen

Internet
Tampilan Baru WhatsApp Punya 3 Tab Baru, “Semua”, “Belum Dibaca”, dan “Grup”, Apa Fungsinya?

Tampilan Baru WhatsApp Punya 3 Tab Baru, “Semua”, “Belum Dibaca”, dan “Grup”, Apa Fungsinya?

Software
HMD Perkenalkan Boring Phone, HP yang Dirancang 'Membosankan'

HMD Perkenalkan Boring Phone, HP yang Dirancang "Membosankan"

Gadget
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com