Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Beda Sikap, Elon Musk Tolak Blokir Media Rusia di Internet Starlink

Kompas.com - 07/03/2022, 16:01 WIB
Bill Clinten,
Yudha Pratomo

Tim Redaksi

Sumber Twitter

KOMPAS.com - Sejumlah perusahaan teknologi seperti Meta hingga Google melakukan sensor serta memblokir akun media milik Rusia. Hal tersebut dilakukan sebagai tindakan tegas atas invasi Rusia ke Ukraina.

Layanan internet "Starlink" milik CEO Tesla, Elon Musk, juga diminta untuk melakukan hal yang sama. Hal ini disampaikan Musk dalam sebuah unggah Twitter dengan handle @elonmusk.

Meski demikian, Elon Musk mengatakan bahwa internet Starlink tidak akan memblokir media Rusia. Ia mengatakan bahwa dirinya merupakan sosok yang menjunjung tinggi kebebasan berpendapat.

Baca juga: Ukraina Minta agar Internet Rusia Diblokir Total, ICANN Menolak

"Beberapa pemerintah di sejumlah negara (bukan Ukraina) meminta kami untuk memblokir media Rusia agar tidak bisa diakses di Starlink. Kami tidak akan melakukan hal itu kecuali sedang diancam," kata Musk, dikutip KompasTekno dari akun Twitter @elonmusk, Senin (7/3/2022).

Musk tidak menyebutkan pemerintah di negara mana yang meminta Starlink untuk memblokir media asal Rusia.

Yang jelas, layanan internet yang menggunakan satelit tersebut kini sudah diaktifkan di sejumlah wilayah Ukraina sejak pekan lalu, serta terus dikelola dan dipantau oleh Starlink seiring berjalannya waktu.

Baca juga: Elon Musk Aktifkan Internet Starlink di Ukraina

Seperti telah disebutkan di atas, berbeda dengan sikap Musk, Meta dan Google sendiri memilih untuk memblokir sejumlah media Rusia, serta memblokir akses mereka untuk meraup pendapatan dari iklan, untuk mengikuti sanksi yang telah dijatuhkan pemerintah AS kepada Rusia.

Selain itu, Google juga membatasi layanan finansial Google Pay di Rusia, serta menendang sejumlah aplikasi media berbahasa Rusia, seperti RT hingga Sputnik, di toko aplikasi Play Store.

Sejalan dengan Google, Apple juga ikutan menendang sejumlah aplikasi media berbahasa Rusia dari App Store.

Ada pula sejumlah perusahaan teknologi lainnya yang ikutan memblokir Rusia, seperti Twitter yang menangguhkan fitur iklan di Rusia, TikTok yang membatasi akun media asal Rusia, hingga Netflix yang memblokir saluran TV asal Rusia di luar negara tersebut.

Tidak hanya platform media sosial, sejumlah perusahaan teknologi juga turut memberikan "sanksi" kepada Rusia.

Seperti Samsung, Intel, dan AMD yang menangguhkan penjualan chip ke negara tersebut.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Sumber Twitter
Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Ramadhan dan Idul Fitri 2024, Trafik Internet Telkomsel Naik 12 Persen

Ramadhan dan Idul Fitri 2024, Trafik Internet Telkomsel Naik 12 Persen

Internet
Tampilan Baru WhatsApp Punya 3 Tab Baru, “Semua”, “Belum Dibaca”, dan “Grup”, Apa Fungsinya?

Tampilan Baru WhatsApp Punya 3 Tab Baru, “Semua”, “Belum Dibaca”, dan “Grup”, Apa Fungsinya?

Software
HMD Perkenalkan Boring Phone, HP yang Dirancang 'Membosankan'

HMD Perkenalkan Boring Phone, HP yang Dirancang "Membosankan"

Gadget
7 HP Kamera Boba Mirip iPhone Lengkap dengan Harga dan Spesifikasinya

7 HP Kamera Boba Mirip iPhone Lengkap dengan Harga dan Spesifikasinya

Gadget
Motorola Edge 50 Ultra dan 50 Fusion Meluncur, Harga mulai Rp 6 Jutaan

Motorola Edge 50 Ultra dan 50 Fusion Meluncur, Harga mulai Rp 6 Jutaan

Gadget
Apple Investasi Rp 255 Triliun di Vietnam, di Indonesia Hanya Rp 1,6 Triliun

Apple Investasi Rp 255 Triliun di Vietnam, di Indonesia Hanya Rp 1,6 Triliun

e-Business
Ketika Sampah Antariksa NASA Jatuh ke Bumi Menimpa Atap Warga

Ketika Sampah Antariksa NASA Jatuh ke Bumi Menimpa Atap Warga

Internet
CEO Apple Bertemu Presiden Terpilih Prabowo Subianto Bahas Kolaborasi

CEO Apple Bertemu Presiden Terpilih Prabowo Subianto Bahas Kolaborasi

e-Business
'Fanboy' Harap Bersabar, Apple Store di Indonesia Masih Sebatas Janji

"Fanboy" Harap Bersabar, Apple Store di Indonesia Masih Sebatas Janji

e-Business
WhatsApp Rilis Filter Chat, Bisa Sortir Pesan yang Belum Dibaca

WhatsApp Rilis Filter Chat, Bisa Sortir Pesan yang Belum Dibaca

Software
Steam Gelar 'FPS Fest', Diskon Game Tembak-menembak 95 Persen

Steam Gelar "FPS Fest", Diskon Game Tembak-menembak 95 Persen

Game
AMD Umumkan Prosesor Ryzen Pro 8000, Bawa AI ke Laptop dan Desktop

AMD Umumkan Prosesor Ryzen Pro 8000, Bawa AI ke Laptop dan Desktop

Hardware
Samsung S22 Series, Tab S8, Z Fold 4, dan Z Flip 4 Kebagian Galaxy AI Bulan Depan

Samsung S22 Series, Tab S8, Z Fold 4, dan Z Flip 4 Kebagian Galaxy AI Bulan Depan

Software
Kominfo Sebut Game Bermuatan Kekerasan Bisa Diblokir

Kominfo Sebut Game Bermuatan Kekerasan Bisa Diblokir

Game
Siap-siap, Microsoft Selipkan Iklan di 'Start Menu' Windows 11

Siap-siap, Microsoft Selipkan Iklan di "Start Menu" Windows 11

Software
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com