Kartu Kredit Bos Riot Games Dipakai untuk Tambang Mata Uang Kripto

Kompas.com - 10/03/2022, 12:01 WIB

KOMPAS.com  - Seorang pria asal Singapura bernama Ho Jun Jia, dikabarkan melakukan penipuan skala besar dengan cara mencuri data kartu kredit milik Presiden Riot Games, Marc Merrill.

Data pribadi milik bos dari salah satu perusahaan game kenamaan yang membuat Valorant, League of Legends, Wild Rift, dkk tersebut ia dapatkan melalui dark web.

Setelah mendapatkan data tersebut, pria berumur 32 tahun itu lantas mencatut identitas Merill dan menggunakanya untuk membayar layanan berlangganan cloud computing dari Amazon Web Services (AWS) serta layanan sejenis lainnya.

Baca juga: Pembobol Ratusan Ribu Kartu Kredit Ditangkap

Layanan tersebut kemudian dipakai Ho untuk meraup keuntungan melalui penambangan mata uang kripto (cryptocurrency).

Menurut Departemen Kehakiman Amerika Serikat (AS) alias DOJ, aksi pencurian data kartu kredit ini disebut telah dilakukan Ho sejak tahun 2017-2018 lalu.

Pada Oktober 2017, Ho mengakses rekening bank milik Merril melalui pemulihan akses masuk (log in recovery) American Express (Amex). Setelah mengambil alih akun Amex, Ho lalu mengalihkan e-mail milik Merill ke akun baru denngan nama pengguna yang mirip dengan akun Merill yang sudah ada.

Untuk verifikasi, Ho memalsukan surat izin mengemudi (SIM) atas nama Merill dan menyantumkan foto Merill yang ia temukan di internet, lalu mengeditnya dengan aplikasi Photoshop.

Pada 3 November 2017, Ho mendaftarkan akun pengguna baru di layanan AWS menggunakan data pribadi Merill yang telah dicuri.

Baca juga: Hacker Klaim Bobol dan Bocorkan Data Milik Polri

Saat itu, Ho dikabarnya telah menggunakan kartu kredit Merrill untuk membayar tagihan AWS untuk berbagai layanan cloud computing sebesar 5,2 juta dolar AS (sekitar Rp 74 miliar, asumsi 1 dolar AS = Rp 14.200).

Pada bulan Desember 2017, Ho membeli lagi layanan AWS senilai jutaan dolar AS. Namun, tagihan ke kartu Amex Merill gagal. Ho pun membujuk AWS agar tetap bersedia menyediakan layanannya meskipun tidak ada pembayaran.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.