Kartu Kredit Bos Riot Games Dipakai untuk Tambang Mata Uang Kripto

Kompas.com - 10/03/2022, 12:01 WIB

Kemudian, pada 27 Januari 2018, AWS menangguhkan akun yang dibuat Ho setelah beberapa kali gagal menghubunginya melalui e-mail untuk menarik penagihan.

Selain AWS, Ho juga sempat menggunakan informasi kartu kredit tersebut untuk membayar tagihan layanan cloud computing dari Google sebesar 250.000 dolar AS (sekitar Rp 3,5 juta).

Dari penyewaan berbagai layanan cloud computing ini, Ho dilaporkan telah meraup mata uang kripto berjenis Ethereum sebanyak lebih dari 1.400 keping Ether, atau senilai 818.000 dolar AS (sekitar Rp 11,6 miliar) - 2,1 juta dolar AS (sekitar Rp 30 juta) pada periode November 2017- Maret 2018.

Baca juga: Twitch Ungkap Kenapa Hacker Bisa Bobol Server Perusahaan

Ia lantas menjual sekitar 203 Ether atau senilai 347.000 dolar AS (sekitar RP 4,9 miliar) dan menggunakan sisa mata uang kripto yang dimiliki untuk kepentingan pribadi.

Pada 2019, investigasi yang dilakukan kepolisian Singapura dan DOJ terkait skandal penipuan cryptocurrency akhirnya berujung pada dakwaan terhadap Ho.

Karena perbuatannya ini, Ho mengaku bersalah atas 12 dakwaan, yang sebagian besar melanggar Undang-Undang Penyalahgunaan Komputer dan Keamanan Siber di Singapura.

Ho akan menerima vonis hukuman pada 20 April mendatang, sebagaimana dirangkum KompasTekno dari YahooNews, Kamis (10/3/2022).

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.