Apa Itu ISP? Mengenal Fungsi, Jenis, serta Contohnya

Kompas.com - 12/03/2022, 13:15 WIB

KOMPAS.com - Sebagian dari Anda yang aktif mengakses layanan internet, mungkin sudah tidak asing lagi dengan ISP. Pasalnya, untuk mengakses internet memang membutuhkan ISP.

Namun, tahukah apa itu ISP dan mengapa lekat dengan internet? Langsung saja, simak rangkuman KompasTekno mengenai ISP di bawah ini.

Apa itu ISP?

ISP singakatan dari Internet Service Provider atau Penyedia/Penyelenggara Layanan Internet. ISP juga kerap dikenal sebagai Internet Access Provider (IAP) atau secara singkat bisa disebut dengan provider.

Baca juga: 6 Macam Perangkat Keras untuk Mengakses Internet di Komputer

Dari nama ISP sendiri, secara kasar bisa dipahami bahwa mereka merupakan lembaga atau institusi yang beroperasi untuk menyediakan layanan internet. Setiap kali berhasil terhubung ke internet berarti ada jasa ISP di sana.

Dikutip dari laman ensiklopedia teknologi Techopedia, ISP adalah perusahaan yang menyediakan layanan koneksi internet ke pengguna individu maupun korporat atau bisnis. Tidak hanya itu, ISP juga menyediakan jasa pemeliharaan infrastruktur internet.

Untuk bisa menghubungkan perangkat (komputer, laptop, atau ponsel) ke internet diperlukan peralatan jaringan telekomunikasi dan rute khusus. Karena sebagian besar pengguna tidak memiliki akses ke peralatan semacam ini, sebab itu hadirlah ISP.

Biasanya, ISP adalah perusahaan telepon seluler atau perusahaan kabel yang menawarkan layanan internet berlangganan. Pengguna bisa “menyewa" akses jaringan internet dengan berlangganan ke ISP.

Untuk bisa mengakses ISP, pengguna memerlukan perangkat tambahan seperti modem atau router yang berfungsi untuk menghubungkan koneksi internet dair ISP ke gadget.

Biasanya perangkat tambahan seperti modem atau router tersebut bakal otomatis dipinjamkan oleh ISP, apabila pengguna telah melakukan registrasi untuk berlangganan akses layanan internet darinya.

Fungsi ISP

Dari penjelasan di atas, dapat diketahui fungsi ISP adalah untuk menghubungkan gadget pengguna dengan koneksi internet lewat perangkat modem atau router.

Jadi tanpa adanya ISP, Anda tidak bisa mengakses layanan internet, seperti streaming, browsing, berkirim e-mail, dan sebagainya, kendati telah memiliki perangkat modem atau router.

ISP berfungsi untuk memverifikasi alamat IP (Internet Protocol) di modem agar bisa dialiri dengan koneksi internet, sehingga bisa menyebarkan koneksi tersebut ke perangkat lain seperti laptop atau ponsel.

ISP bisa dianalogikan seperti jalan raya, yang memiliki fungsi untuk menghubungkan berbagai layanan di internet dari satu titik akses poin ke titik lainnya, dengan perangkat telekomunikasi yang kompleks.

Perangkat telekomunikasi yang biasa dipakai ISP tersebut terdiri dari berbagai macam jenis, berdasar layanan koneksi internetnya, seperti Dial Up, DSL, dan sebagainya.

Selengkapnya, berikut penjelasan lebih lanjut mengenai jenis ISP berdasarkan layanan koneksi internetnya.

Jenis ISP

1. Dial-up

Dial-up merupakan koneksi internet dari ISP yang dihasilkan lewat sambungan kabel pada telepon rumah konvensional. Jenis koneksi internet ini memiliki kecepatan paling lambat, yakni berkisar 56 Kbps.

Pengguna harus memiliki telepon rumah untuk bisa mendapat koneksi dial-up. Koneksi internet yang jadi satu dengan telepon rumah, mengakibatkan dial-up tidak dapat digunakan pada saat pengguna sedang melakukan aktivitas telepon.

2. DSL (Digital Subscriber Line)

DSL merupakan jenis koneksi internet yang dihasilkan ISP dari sambungan telepon rumah dengan menggunakan jaringan broadband, yang kecepatannya di atas layanan dial-up, berkisar 200 Kbps hingga 8 Mbps.

Perlu diketahui, jaringan broadband dapat mengirimkan koneksi internet dengan menggunakan sambungan kabel tembaga dan fiber optic. Jaringan broadband juga dapat mengirimkan koneksi internet secara nirkabel yang biasa digunakan untuk jaringan seluler.

Jaringan kabel tersebut biasanya digunakan untuk menghubungkan koneksi internet dari jaringan broadband ke perangkat penghantar koneksi internet, seperti modem atau router.

Untuk DSL, koneksi internetnya dihubungkan melalui jaringan kabel tembaga yang digunakan pada sambungan telepon rumah. Namun, karena kabel tersebut disalurkan lewat modem, jadi pengguna tidak diharuskan memiliki perangkat telepon rumah.

Baca juga: Macam-macam Browser Internet untuk HP dan Komputer

3. TV Kabel

TV kabel merupakan jenis koneksi internet yang dihasilkan dari sambungan untuk TV kabel. Kemudian, sama seperti DSL, sambungan untuk TV kabel juga sudah menggunakan jaringan broadband.

Biasanya, jaringan broadband dari TV kabel diantarkan melalui jaringan kabel fiber optic. Kemudian, kabel tersebut disambungkan ke modem atau router untuk menyebarkan koneksi internet di perangkat.

Koneksi internet dari sambungan TV kabel lebih stabil dibandingkan dengan DSL yang menggunakan kabel tembaga. Kecepatan koneksi internet dari sambungan TV kabel bisa lebih dari 8 Mpbs.

Kemudian, pengguna juga tidak perlu memiliki TV kabel untuk bisa menikmati koneksi internet. Asal berada di lokasi yang terjangkau sambungan dari TV kabel, pengguna dapat menggunakan jenis koneksi ini untuk mengakses internet.

4. Koneksi satelit

Selain itu, ada jenis ISP yang menggunakan satelit komunikasi luar angkasa dengan jaringan broadband untuk menyediakan internet. Untuk bisa menangkap jaringan broadband dari koneksi satelit, pengguna memerlukan parabola.

Setelah itu, parabola akan menyebarkan koneksi internet ke beberapa perangkat. Jangkauan koneksi internet dari bisa lebih luas dari jaringan kabel. Namun, penggunaan koneksi satelit untuk mengakses internet di Indonesia masih jarang ditemui.

5. Jaringan internet seluler

Jaringan internet seluler seperti 4G atau 5G, merupakan jenis koneksi internet yang biasa digunakan pada ponsel. Jenis ISP ini menghasilkan koneksi internet melalui jaringan seluler terhubung melalui jaringan seluler untuk menghasilkan koneksi internet.

Untuk bisa mengakses koneksi internet dari jaringan 4G atau 5G, pengguna harus memiliki paket data internet yang disediakan oleh ISP. Dengan paket data tersebut, pengguna tidak membutuhkan sambungan kabel untuk mengakses internet.

Jadi, ada beragam jenis ISP berdasar layanan koneksi internetnya yang dapat dimanfaatkan untuk mengakses internet. Namun, layanan ISP tersebut tidak dapat langsung digunakan mengakses internet tanpa registrasi langganan.

Contoh ISP di Indonesia

Langganan akses internet lewat ISP bisa didapat dengan menghubungi langsung pihak perusahaan dan membayarkan sejumlah biaya yang dibutuhkan. Berikut contoh ISP di Indonesia berdasarkan data dari APJII (Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia):

  1. Biznet
  2. Telkom Indonesia
  3. First Media
  4. MNC Play
  5. D-Net
  6. GMedia
  7. PadiNet
  8. Indosat Ooredoo
  9. XL Axiata
  10. Telkomsel

Baca juga: Cara Mengatasi WiFi Terhubung tapi Tidak Ada Koneksi Internet

Daftar ISP di atas hanya sebagai contoh, masih terdapat banyak lagi ISP di Indonesia yang menyediakan layanan internet, baik untuk individu maupun korporat atau bisnis.

Demikian penjelasan mengenai apa itu ISP, beserta fungsi, jenis, dan contohnya di Indonesia, semoga bermanfaat.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.