Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 14/03/2022, 11:46 WIB

KOMPAS.com - Popularitas laptop sebagai perangkat penunjang produktivitas yang bisa dibawa kemanana-mana, diprediksi bakal tergantikan oleh tablet di masa mendatang.

Setidaknya begitulah menurut Rich Miner yang merupakan Chief Technology Officer (CTO) Tablet Google sekaligus salah satu pendiri Android.

Miner mengungkapkan bahwa angka pengiriman tablet menunjukkan tren peningkatan sejak akhir 2019. Pada tahun 2020, menurut Miner, angka pengiriman tablet pada 2020 meningkat dan mulai mendekati angka pengiriman laptop.

"Dari situ, saya berpikir, tidak terlalu lama lagi akan tiba masa di mana ada lebih banyak tablet yang terjual dibandingkan laptop setiap tahunnya," kata Miner.

Baca juga: Unboxing dan Hands-On Samsung Tab S8 Ultra, Tablet Rasa Laptop yang Dibanderol Rp 20 Juta

Dengan kata lain, tablet diprediksi bakal lebih populer ketimbang laptop. Menurut Miner, hal itu terjadi karena dua faktor, pertama karena tablet bisa menjadi perangkat mumpuni untuk menunjang kreativitas dan produktivitas.

Dan yang kedua, selain mumpuni, tablet juga bisa dijual dengan harga jual yang lebih murah ketimbang laptop.

"Setelahnya, saya pikir akan ada gelombang di mana (pengembang) membuat aplikasi yang mengutamakan kompatibilitas dengan tablet," kata Miner, sebagaimana dihimpun dari AndroidCentral.

Pada dasarnya, tablet bisa dikatakan sebagai perangkat ponsel dalam versi ukuran layar yang lebih besar. Bila ponsel biasanya memiliki ukuran layar sekitar 6 inci, tablet memiliki ukuran layar yang lebih besar seperti 8-an inci, 11 inci, atau 12-an inci.

Bahkan yang paling baru, Samsung menelurkan tablet Galaxy Tab S8 Ultra dengan ukuran ayar 14,6 inci. Ukuran layar tablet tersebut paling besar yang ada di pasar untuk saat ini.

Nah, sejumlah aplikasi mobile tak jarang memiliki tampilan yang melebar ketika diakses menggunakan tablet yang notabene memiliki layar yang besar pula.

Baca juga: Android 12L Resmi Meluncur, Ini HP dan Tablet yang Pertama Kebagian

Itulah mengapa, Miner memprediksi, developer aplikasi mobile Android bakal berlomba-lomba membuat aplikasi yang mengutamakan format tampilan tablet, di saat popularitas tablet melampaui laptop nantinya.

Android 12L untuk tablet

Google mulai menggelontorkan OS Android 12L ke ponsel Pixel. OS ini sedianya dirancang untuk perangkat HP atau tablet yang memiliki layar besar.Google Google mulai menggelontorkan OS Android 12L ke ponsel Pixel. OS ini sedianya dirancang untuk perangkat HP atau tablet yang memiliki layar besar.
Miner sendiri tak menampik bahwa, Google kurang memberikan fokus pada sektor tablet Android miliknya selama ini.

Baca juga: Daftar Tablet Harga Rp 1 Jutaan - Rp 3 Jutaan di Indonesia

Untuk mempersiapkan masa depan sebagaimana yang diprediksi Miner, Google tampaknya akan mendorong pengembang aplikasi (developer) membuat aplikasi baru yang mengutamakan format tablet.

Saat ini, Google agaknya sudah bergerak ke arah sana. Indikasinya, Google baru-baru ini resmi merilis sistem operasi (OS) Android 12L.

Android 12L sendiri merupakan OS turunan dari Android 12 yang dirancang untuk perangkat dengan spesifikasi layar besar. Misalnya seperti tablet, laptop ChromeOS, perangkat yang bisa dilipat (ponsel lipat), atau perangkat lain yang memiliki ukuran layar di atas 600 dp.

Dengan Android 12L, Google pun menyempurnakan tampilan notifikasi, Quick Settings, Lock Screen, Overview, dan juga desain Home Screen untuk perangkat berlayar besar.

Android 12Ltechcrunch.com Android 12L
Tak seperti tampilan ponsel biasa dalam layar yang lebihi besar, Android 12L memungkinkan tablet memiliki tampilan seperti antarmuka OS desktop yang memiliki taskbar di sisi tengah bawah layar.

Sepintas tampilan taskbar pada Android 12L ini terlihat seperti antarmuka di iPadOS dan mode Samsung DeX di tablet Samsung.

Untuk perangkat tablet, Android 12L turut membawa dukungan fitur split screen. Sesuai namanya, fitur ini bisa membagi tampilan layar untuk membuat dua jendela aplikasi atau lebih.

Baca juga: 5 Besar Vendor Tablet Dunia, Apple Teratas Lenovo Tumbuh Paling Besar

Sejauh ini, Android 12L versi stable baru tersedia untuk sejumlah lini ponsel bikinan Google, Pixel.

Namun Google telah mengonfirmasi bahwa Android 12L juga bakal tersedia untuk ponsel atau tablet Android dengan layar besar dari brand lain mulai akhir tahun 2022 ini. Mulai dari tablet atau ponsel lipat (foldable phone) bikinan Samsung, Lenovo, dan Micosoft.

Google sendiri tidak merinci perangkat apa saja dari Samsung, Lenovo, dan Microsoft yang bakal kebagian pembaruan Android 12L mulai penghujung tahun 2022.

Namun menurut laporan The Verge sebagaimana dihimpun KompasTekno, Senin (14/3/2022), berikut adalah daftar tablet dan ponsel yang kebagian Android 12L pertama:

  • Tablet Lenovo P12 Pro
  • Microsoft Surface Duo 2
  • Beberapa tablet Samsung Galaxy Tab
  • Ponsel Samsung Galaxy Z Fold
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Sumber The Verge
Video rekomendasi
Video lainnya


Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.