Usai IPO di BEI, GoTo Pertimbangkan "Dual Listing" di Bursa AS Akhir 2023

Kompas.com - 15/03/2022, 21:39 WIB

KOMPAS.com - Setelah melantai di Bursa Efek Indonesia (BEI), PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GoTo) berencana untuk melakukan dual listing di bursa saham luar negeri. Dual listing sendiri merupakan aksi korporasi yang dilakukan oleh suatu perusahaan dalam mencatatkan sahamnya di dua atau lebih bursa saham yang ada di dunia.

Hal ini dikonfirmasi langsung oleh CEO Group GoTo Andre Soelistyo saat menghadiri acara public expose atau pemaparan publik terkait penawaran umum perdana (IPO) GoTo, yang disiarkan secara daring hari ini, Selasa (15/3/2022).

"Memang ada rencana (GoTo) untuk dual listing di bursa yang lainnya. Di mananya masih sedang dikaji karena masih banyak konsiderasi untuk ini. Untuk kapannya juga sama, sedang direncanakan dan dikaji," kata Andre.

Baca juga: GoTo Pastikan Gelar IPO di BEI, Incar Dana Rp 17,99 Triliun

Bila melihat dokumen prospektus IPO GoTo yang diterbitkan 15 Maret 2022, ada lima bursa dunia yang dilirik GoTo untuk melakukan dual listing, yakni sebagai berikut:

  • New York Stock Exchange (NYSE) AS
  • National Association of Securities Dealers Automated Quotations (NASDAQ) AS
  • Hong Kong Stock Exchange (HKSE)
  • Singapore Stock Exchange (SGX), atau
  • London Stock Exchange (LSE)

Dalam prospektus tersebut, GoTo berencana melakukan "Penawaran Internasional" atau dual listing di bursa luar negeri pada akhir 2023.

Baca juga: GoTo Mulai Proses IPO, Harga Saham Kisaran Rp 316 - Rp 346

"Namun realisasi periode Penawaran Internasional tersebut akan bergantung pada kondisi pasar, kesiapan, dan faktor lain yang dapat mempengaruhi kesuksesan Penawaran Internasional ini," tulis GoTo di dokumen prospektus awalnya.

Tangkapan layar CEO Group GoTo Andre Soelistyo saat hadir di acara bertajuk Due Diligence Meeting & Public Expose dan Konferensi Pers Penawaran Umum Perdana Saham GoTo, Selasa (15/3/2022).KOMPAS.com/ Galuh Putri Riyanto Tangkapan layar CEO Group GoTo Andre Soelistyo saat hadir di acara bertajuk Due Diligence Meeting & Public Expose dan Konferensi Pers Penawaran Umum Perdana Saham GoTo, Selasa (15/3/2022).
Penawaran Internasional ini diharapkan akan membantu perusahaan hasil merger Gojek-Tokepedia ini untuk mengakses basis investor yang lebih luas.

"Kalau kami bisa mendapatkan kesempatan untuk dual listing, konsiderasinya adalah di tempat di mana perusahaan teknologi serupa seperti GoTo mempunyai jumlah investor yang lebih banyak," kata Andre.

"Supaya kami juga bisa mendapatkan akses untuk bertemu dengan calon-calon investor baru," lanjut dia.

Baca juga: Saham GoTo Sudah Bisa Dipesan Mulai Hari Ini

Dalam prospektus disebutkan bahwa Penawaran Internasional telah disetujui oleh Pemegang Saham pada tanggal 15 Desember 2021 berdasarkan Akta No.135/2021.

Halaman:
Baca tentang


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.