Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Tentukan Pilihanmu
0 hari menuju
Pemilu 2024

Cara Kerja Search Engine dalam Menentukan Hasil Pencarian

Kompas.com - 19/03/2022, 10:30 WIB

KOMPAS.com - Mesin pencari (search engine) adalah sebuah program piranti lunak (software) yang dirancang untuk melakukan pencarian terhadap beragam jenis informasi berdasarkan pertanyaan (query) yang dimasukkan pengguna.

Mesin pencari akan memberikan daftar hasil pencarian yang dinilai paling cocok dengan pertanyaan pengguna yang tersimpan pada direktori layanan internet.

Hasil pencarian yang dapat ditampilkan search engine cukup beragam, mulai dari teks, video, artikel berita, serta gambar.

Baca juga: Google Modifikasi Search Engine untuk Akali Trump?

Sejatinya ada banyak jenis search engine yang beredar di internet. Beberapa di antaranya adalah Bing, Yandex, Google, DuckDuckGo, Yahoo, dan masih banyak lagi. Namun di antara deretan nama-nama tersebut, Google menjadi salah satu mesin pencarian yang cukup populer digunakan.

Berdasarkan karakteristik yang dimiliki, search engine dapat memproses hasil pencarian dalam jumlah yang banyak setiap harinya. Lantas, bagaimana cara kerja mesin pencarian atau search engine dalam menentukan hasil pencarian?

Dirangkum KompasTekno dari Deep Crawl, cara kerja search engine secara umum adalah dengan merayapi (crawling) ratusan miliar halaman halaman web menggunakan sistem yang disebut perayap situs (web crawling) milik perusahaan penyedia layanan mesin pencarian.

Baca juga: Pembuat TikTok Luncurkan Layanan Mesin Pencari Pesaing Baidu

Web crawling ini biasa disebut "search engine bots" atau "laba-laba" mesin pencari. "Laba-laba itu akan menelusuri web dengan cara mengunduh halaman web melalui tautan yang sudah tersedia maupun menemukan yang baru.

Ada tiga proses kunci untuk menetukan hasil pencarian di search engine, yakni crawling, indexing, dan ranking. Berikut penjelasan crawling, indexing, dan ranking di mesin pencarian, sebagaimana KompasTekno himpun dari SEO Tester Online.

Pengertian crawling di mesin pencarian 

Pada proses crawling, search engine akan menjelajahi internet untuk mencari informasi. Selama tahap ini berlangsung, search engine akan mengirimkan sekelompok robot "laba-laba" untuk menelusuri setiap kode atau konten yang ada di dalam web.

Robot "laba-laba" ini menjalankan sebuah algoritma khusus untuk menentukan situs web yang ingin dikunjungi untuk mencari konten. Konten yang ditemukan cukup bervariasi dan bisa berupa format halaman web, gambar, video, serta PDF.

Baca juga: Mesin Pencari Google Bakal Makin Pintar dalam Memahami Maksud Pengguna

Saat menelusuri situs web di internet, robot "laba-laba" juga akan mendeteksi dan merekam tautan yang ditemukan di halaman tersebut dan menambahkannya ke daftar yang akan dikunjungi lagi nantinya

Pengertian indexing di mesin pencarian

Proses indexing adalah mengumpulkan konten yang ditemukan saat proses crawling. Jadi, setelah menemukan konten yang diinginkan, robot "laba-laba" akan memastikan konten tersebut untuk disimpan ke dalam indeks.

Hasil pencarian yang berhasil ditemukan robot "laba-laba" akan dianalisa oleh search engine dan disimpan ke dalam indeks. Konten tersebut kemudian diorganisir oleh algoritma mesin pencari untuk mengukur dan membandingkannya dengan hasil temuan serupa pada laman lainnya.

Apabila sebuah laman muncul mesin pencarian, artinya mesin pencari telah mengindeks laman tersebut, sehingga bisa muncul di antra hasil pencarian yang dicari pengguna berdasarkan kata kunci yang dimasukkan.

Baca juga: Google Tak Lagi Jadi Mesin Pencari Utama di Ponsel Android di Eropa

Jumlah konten dan situs web yang disimpan saat melakukan proses indexing dapat menembus angka miliaran data. Oleh sebab itu, perusahaan seperti Google dan Microsoft menyediakan lebih dari satu juta server untuk mengelola dan menampung hasil dari mesin pencarian.

Pengertian ranking di mesin pencarian

Terakhir, search engine akan mengurutkan hasil indexing yang muncul di hasil halaman pencarian/search engine result page (SERP). Hasil pencarian yang berada di paling atas adalah hasil penelusuran yang paling relevan dengan kata kunci yang dimasukkan pengguna.

Semakin ke bawah, artinya laman tersebut semakin kurang relevan dengan pencarian pengguna. Hasil pencarian yang ditampilkan di halaman pertama dapat dipengaruhi oleh faktor Search Engine Optimization (SEO) yang dimiliki oleh suatu website.

Apabila sebuah web telah dioptimasi SEO, maka kemungkinan besar website tersebut dapat agar meraih peringkat teratas saat mesin pencarian tengah melakukan hasil pencarian.

Baca juga: Huawei Siapkan Mesin Pencari Pesaing Google

Setidaknya ada empat faktor yang dapat menentukan prioritas hasil pencarian saat sedang diproses melalui tahap ranking:

  • Tipologi situs web: sebuah daftar sederhana berisi query yang dibuat mesin pencari.

  • Konteks: relevansi terhadap kueri penelusuran.

  • Waktu: Kepentingan yang diberikan pada satu faktor bervariasi menurut kueri.

  • Tata letak: hasil pencarian yang ditemukan dapat berbeda tergantung dari maksud pencarian.

Baca juga: Mesin Pencari Bing Dapat Logo dan Nama Baru

Untuk menentukan relevansi suatu informasi, search engine menggunakan sebuah algoritma yang telah mengalami banyak perubahan dalam beberapa tahun terakhir, demi meningkatkan kualitas hasil pencarian.

Sebagai contoh, Google beberapa kali melakukan penyesuaian terhadap algoritma search engine miliknya. Perubahan algoritma ini diklaim bertujuan untuk meningkatkan kualitas hasil pencarian yang ditampilkan.

Search engine milik Google dapat menampilkan hasil penelusuran yang disesuaikan berdasarkan lokasi di mana pengguna tinggal. Dengan demikian, pengguna bisa mendapatkan informasi yang lebih relevan.

Baca juga: Huawei Resmikan Petal Search, Mesin Pencari Saingan Google

Proses pencarian yang dilakukan search engine Google ditetapkan berdasarkan tiga faktor pertimbangan yang terdiri dari relevansi (relevance), jarak (distance), dan prioritas (prominence), dirangkum dari Moz.

Seperti namanya, proses relevance dilakukan agar hasil pencarian yang disajikan lebih akurat dan sesuai dengan ekspetasi pengguna.

Google menggunakan lokasi geografis untuk memberikan hasil pencarian lokal. Proses ini dilakukan berdasarkan prinsip pertimbangan distance.

Terakhir, Google akan menentukan hasil pencarian berdasarkan popularitas ulasan yang dimiliki serta kesesuaian kata kunci.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Sumber Deep Crawl
Video rekomendasi
Video lainnya


Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Bagikan artikel ini melalui
Oke